NPR menerbitkan dan dengan cepat menarik laporan palsu pada hari Selasa yang mengklaim bahwa Hakim Agung Samuel Alito akan pensiun. Mahkamah Agung membantah adanya pengumuman tersebut. Insiden ini sempat memicu spekulasi singkat di Washington mengenai kemungkinan adanya posisi kosong.
Berita tersebut, yang ditulis oleh koresponden Nina Totenberg, muncul pada pukul 10.51 ET dengan kalimat utama yang menyatakan bahwa Alito, yang menulis opini pembatalan Roe v. Wade, akan pensiun sebagaimana diumumkan oleh pengadilan. Berita itu dihapus beberapa menit kemudian setelah adanya reaksi di media sosial.
Pemimpin Redaksi NPR Tommy Evans mengatakan laporan tersebut bermula dari kesalahpahaman. Baik Alito maupun Kantor Informasi Publik Mahkamah Agung tidak pernah mengumumkan pensiun, dan Totenberg kemudian meminta maaf kepada hakim tersebut.
Alito, 76 tahun, telah memilih panitera untuk masa jabatan berikutnya, menurut seseorang yang mengetahui masalah tersebut. Orang-orang dekat hakim tersebut mengindikasikan bahwa ia belum siap untuk mundur pada masa jabatan ini.
Presiden Donald Trump sebelumnya menyatakan harapan agar Alito dan Hakim Clarence Thomas tetap berada di pengadilan untuk waktu yang lama.