Mahkamah Agung batalkan sejumlah klausul pelepasan hak banding atas dasar ketidakadilan hukum

Mahkamah Agung pada hari Kamis memutuskan bahwa perjanjian pengakuan bersalah tertentu yang mencakup pelepasan hak banding dapat dibatalkan jika penegakannya akan menyebabkan ketidakadilan hukum yang nyata. Keputusan 8-1 yang ditulis oleh Hakim Elena Kagan tersebut membatalkan putusan Pengadilan Sirkuit Kelima dalam kasus penipuan yang melibatkan Munson Hunter.

Pemerintah federal telah mendakwa Hunter atas 10 dakwaan penipuan bank dan penipuan kawat. Jaksa menawarkan untuk mencabut sembilan dakwaan yang membawa hukuman hingga 300 tahun penjara jika ia mengaku bersalah atas satu tindak pidana yang lebih ringan. Hunter menandatangani perjanjian tersebut, yang mencakup pelepasan luas atas haknya untuk mengajukan banding terhadap vonis dan hukumannya. Pada tahap penjatuhan hukuman, pengadilan distrik menambahkan persyaratan agar Hunter mengonsumsi obat kesehatan mental agar memenuhi syarat untuk pembebasan dengan pengawasan. Pengadilan Sirkuit Kelima menolak permohonan bandingnya berdasarkan klausul pelepasan tersebut. Mahkamah Agung memutuskan bahwa pengadilan dapat membatalkan pelepasan hak banding apabila penegakannya akan merusak integritas peradilan. Hakim Neil Gorsuch mengajukan pendapat setuju (concurrence) yang didukung oleh Hakim Sonia Sotomayor dan Hakim Ketanji Brown Jackson. Hakim Brett Kavanaugh menulis pendapat terpisah, yang didukung oleh Hakim Amy Coney Barrett dan Hakim Samuel Alito, untuk menekankan cakupan sempit dari pengecualian baru tersebut. Hakim Clarence Thomas menjadi satu-satunya pihak yang mengajukan pendapat tidak setuju (dissenting opinion).

Artikel Terkait

Illustration of the Supreme Court building symbolizing the dismissal of an Alabama death penalty appeal.
Gambar dihasilkan oleh AI

Supreme Court dismisses Alabama appeal in death-penalty case involving intellectual disability

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

The Supreme Court on Thursday dismissed Alabama’s appeal in Hamm v. Smith as “improvidently granted,” leaving intact lower-court rulings that bar the execution of Joseph Clifton Smith, a death-row prisoner found by federal courts to be intellectually disabled.

U.S. Supreme Court Justice Sonia Sotomayor issued a sharp dissent on Monday as the court declined to hear the case of James Skinner, serving life without parole for the 1998 killing of teenager Eric Walber in Louisiana. Joined by Justice Ketanji Brown Jackson, Sotomayor accused the court of failing to enforce its own precedents on withheld evidence. She highlighted the unequal treatment compared to Skinner's co-defendant Michael Wearry, who was released after similar Brady violations.

Dilaporkan oleh AI

The U.S. Supreme Court unanimously ruled Thursday that federal prosecutors violated the Second Amendment by charging a Texas man with illegal firearm possession for using marijuana. The decision in United States v. Hemani limits the reach of a 1968 law banning gun ownership by unlawful drug users. Justice Neil Gorsuch wrote the opinion, stressing its narrow scope.

The Supreme Court on June 17 refused bail to Manoj Kumar Singh, who faces multiple cyber fraud cases. Chief Justice Surya Kant described such offenders as parasites preying on citizens.

Dilaporkan oleh AI

Attorneys for Sean Combs urged a federal appeals court on Thursday to speed up its decision on whether his 50-month prison sentence was improperly imposed. The Bad Boy founder, convicted of transportation to engage in prostitution, is serving his term at a low-security facility in New Jersey. The hearing before the U.S. Court of Appeals for the Second Circuit focused on claims that the judge considered acquitted conduct during sentencing.

A federal judge has issued a public caution to an assistant U.S. attorney after a special counsel investigation found he failed to disclose key information in the Bryan Rafael Gomez immigration case. The ruling follows an earlier DOJ apology and a controversial DHS press release that inaccurately portrayed the judge's knowledge.

Dilaporkan oleh AI

In a follow-up to its April 29 ruling in Callais v. Louisiana, the U.S. Supreme Court issued an unsigned order on May 5 allowing the decision—striking down the state's congressional map as a racial gerrymander—to take effect immediately. Justice Samuel Alito, in a concurrence, sharply criticized Justice Ketanji Brown Jackson's lone dissent as 'baseless' and 'insulting,' highlighting tensions amid 2026 election battles.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak