Illustration of the Supreme Court building representing the ruling on immigration enforcement
Illustration of the Supreme Court building representing the ruling on immigration enforcement
Gambar dihasilkan oleh AI

Mahkamah Agung dukung Trump terkait penghentian TPS dan aturan suaka perbatasan

Gambar dihasilkan oleh AI

Mahkamah Agung memutuskan 6-3 pada hari Kamis dalam dua kasus yang memperluas kewenangan pemerintahan Trump atas penegakan imigrasi.

Dalam kasus Mullin v. Doe, pengadilan mengizinkan pemerintah untuk mengakhiri Status Perlindungan Sementara (TPS) bagi sekitar 350.000 warga Haiti dan 6.000 warga Suriah. Hakim Samuel Alito menulis bahwa pengadilan federal tidak dapat meninjau proses yang mengarah pada penghentian tersebut.

Dalam kasus Mullin v. Al Otro Lado, para hakim mendukung kemampuan pemerintah untuk menolak pencari suaka di pelabuhan masuk sebelum mereka memasuki Amerika Serikat. Putusan tersebut terbagi berdasarkan garis ideologis.

Hakim Elena Kagan menyatakan keberatan (dissent) dalam kasus TPS, mengutip pernyataan Presiden Trump mengenai warga Haiti. Keputusan tersebut membuka jalan bagi deportasi dan menghidupkan kembali kebijakan pembatasan (metering) di perbatasan.

Apa yang dikatakan orang

Reaksi awal di X menunjukkan dukungan kuat dari pengguna konservatif dan para pejabat yang memuji putusan 6-3 tersebut karena menegaskan kewenangan eksekutif atas penghentian TPS dan kebijakan suaka perbatasan, dengan menekankan sifat 'sementara' dari perlindungan tersebut dan kemenangan dalam penegakan hukum. Beberapa pengguna menyatakan skeptisisme mengenai dampak praktis di perbatasan atau mempertanyakan motifnya, sementara yang lain memberikan penjelasan hukum yang netral atau analisis berimbang mengenai pemisahan kekuasaan.

Artikel Terkait

Illustration of a federal appeals court gavel blocking Trump's border 'invasion' proclamation, with asylum seekers at an opening U.S.-Mexico border gate.
Gambar dihasilkan oleh AI

Appeals court blocks Trump’s ‘invasion’ border proclamation, clearing path to resume asylum processing

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

A federal appeals court on Friday ruled that President Donald Trump’s proclamation describing migration at the U.S.-Mexico border as an “invasion” and using that finding to suspend access to asylum exceeds the authority Congress granted in immigration law. The decision from the U.S. Court of Appeals for the D.C. Circuit could require the government to restart at-the-border asylum processing, though the administration has indicated it plans to seek further review.

Lawyers representing Haitian immigrants filed a motion with the Supreme Court on Tuesday seeking to dismiss the Trump administration's effort to end Temporary Protected Status for more than 330,000 Haitians living in the United States.

Dilaporkan oleh AI

The Supreme Court is set to issue rulings in nearly two dozen cases over the next few weeks, including several high-stakes matters involving immigration and presidential authority.

The Supreme Court announced Monday that it will hear a case next term on whether Immigration and Customs Enforcement can hold lawful permanent residents indefinitely without bond hearings.

Dilaporkan oleh AI

A federal judge in California has issued an order barring immigration agents from making arrests at immigration courts. The ruling targets policies expanded under the Trump administration for its mass deportation efforts.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak