Nvidia dikabarkan sedang mempersiapkan peluncuran dukungan native untuk layanan gaming cloud GeForce Now-nya pada sistem operasi Linux akhir 2026. Langkah ini bertujuan menghilangkan kebutuhan workarounds yang saat ini digunakan pengguna Linux, termasuk pada Steam Deck. Pengumuman ini datang di tengah spekulasi dan kontroversi terpisah terkait batas waktu bermain baru.
GeForce Now milik Nvidia, platform gaming cloud populer, siap memperluas jangkauannya dengan dukungan native untuk perangkat berbasis Linux pada 2026, menurut laporan dari VideoCardz. Perkembangan ini menyusul rilis aplikasi khusus untuk Steam Deck tahun lalu, yang berjalan pada SteamOS—sistem berbasis Linux. Saat ini, pengguna desktop Linux mengandalkan solusi tidak resmi seperti progressive web apps (PWA) atau launcher pihak ketiga di platform seperti GitLab untuk mengakses layanan tersebut. Integrasi native menjanjikan peningkatan termasuk percepatan perangkat keras, latensi lebih rendah, kompatibilitas controller yang lebih baik, serta dukungan gaming 4K dan streaming HDR.
Laporan tersebut menunjukkan Nvidia juga akan menambahkan dukungan untuk judul mendatang seperti 007 First Light, Crimson Desert, Resident Evil Requiem, dan Active Matter ke perpustakaannya yang berisi lebih dari 1.800 game. Tier Ultimate GeForce Now sudah menawarkan performa setara RTX 5080, dengan server yang ditingkatkan akhir tahun lalu, dan mengiklankan hingga 90 FPS pada model OLED Steam Deck. Namun, belum ada konfirmasi resmi dari Nvidia, dan moderator subreddit GeForce Now—yang juga berperan sebagai GFN Ambassadors—menyatakan mereka menunggu pembaruan setelah menghubungi kontak Nvidia.
Perluasan potensial ini datang bersamaan dengan kritik atas kebijakan baru yang membatasi waktu bermain bulanan menjadi 100 jam di semua tier langganan, berlaku mulai 1 Januari 2026. Gamer setia mengkritik batas tersebut di forum seperti Reddit's r/linux_gaming dan r/nvidia, terutama setelah kenaikan harga baru-baru ini dan biaya hardware PC yang tinggi. Pelanggan lama, yang sebelumnya tanpa batasan, kini menghadapi reset bulanan. Saat CES 2026 mendekat, detail lebih lanjut tentang perubahan ini mungkin muncul, berpotensi meningkatkan aksesibilitas bagi penggemar Linux yang ingin memainkan judul Windows-only tanpa alat seperti Proton atau Wine.