Para ilmuwan telah mengidentifikasi delapan kemungkinan bukaan gua di Mars yang mungkin terbentuk oleh aliran air kuno, bukan aktivitas vulkanik. Gua-gua ini di wilayah Hebrus Valles menunjukkan tanda-tanda sungai masa lalu dan mineral terkait air, menjadikannya situs menjanjikan untuk bukti kehidupan kuno. Para ahli menyarankan bahwa lingkungan seperti itu bisa melindungi kehidupan dari radiasi permukaan.
Gua yang diukir oleh air yang pernah mengalir di bawah permukaan Mars bisa memberikan kondisi ideal untuk kehidupan di Planet Merah, berpotensi mempertahankan jejaknya hingga hari ini. Meskipun Mars memiliki banyak pintu masuk gua seperti lubang, kebanyakan terkait dengan wilayah vulkanik dan kemungkinan terbentuk oleh aliran lava. Namun, bukti gua karstik—yang terbentuk oleh air yang melarutkan batuan larut, seperti yang banyak terlihat di Bumi—belum ada hingga sekarang, meskipun planet ini memiliki masa lalu berair kuno.
Sebuah tim yang dipimpin oleh Chunyu Ding di Universitas Shenzhen di Cina telah menentukan delapan gua potensial yang terbentuk oleh air di Hebrus Valles, sebuah wilayah barat laut yang membentang ratusan kilometer lembah dan depresi yang diukir oleh banjir kuno. Situs-situs ini dipetakan selama misi Mars Global Surveyor NASA, yang mengorbit planet dari 1997 hingga 2006. Analisis data spektrometri dari misi tersebut mengungkapkan konsentrasi tinggi mineral karbonat dan sulfat di sekitar pintu masuk gua, zat yang biasanya terbentuk di hadapan air.
Para peneliti juga mendeteksi tanda-tanda sungai kuno yang berakhir di dekat pintu masuk, mencerminkan pola yang diamati di gua karstik Bumi. "Jika Anda melihat peta, Anda akan mengharapkan sungai berada di permukaan, lalu tiba-tiba menghilang, karena air sungai dicuri oleh sistem gua," kata James Baldini di Universitas Durham di Inggris.
Daniel Le Corre di Universitas Kent, Inggris, mencatat bahwa meskipun bukti mineralogi dan geologi menunjuk ke asal-usul air, penampilan gua mirip dengan yang vulkanik yang dikenal. "Saya telah menghabiskan waktu yang sangat banyak melihat katalog gua global Mars, dan ini terlihat sangat mirip dengan yang diketahui berasal dari vulkanik," katanya.
Jika dikonfirmasi sebagai gua air, mereka bisa menjadi lokasi utama untuk pencarian astrobiologi. "Untuk memiliki kehidupan, Anda membutuhkan air dan lingkungan yang terlindung dari pemboman radioaktif intens di permukaan Mars," jelas Baldini. Tidak seperti gua vulkanik, yang mungkin tidak melibatkan air, ini mungkin menyimpan stalagmit—formasi batuan yang menonjol yang bisa berfungsi sebagai kapsul waktu untuk iklim kuno Mars, merekam detail seperti suhu. Namun, membentuk struktur seperti itu memerlukan ribuan tahun aliran air yang stabil, dan menentukan usia mereka akan menimbulkan tantangan signifikan untuk misi masa depan, seperti rover atau drone.
Temuan ini diterbitkan di The Astrophysical Journal Letters (DOI: 10.3847/2041-8213/ae0f1c).