Agama dan sains harus berjalan bersama

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya keselarasan antara agama dan sains dalam kehidupan modern. Pernyataan itu disampaikan usai acara Review and Design on Islamic Education Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Tahun 2025 yang digelar Kementerian Agama. Keduanya perlu berjalan paralel untuk membangun masyarakat maju sekaligus beretika.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan bahwa nilai-nilai agama tidak boleh ditinggalkan di tengah kemajuan zaman. Dalam pernyataannya usai acara Review and Design on Islamic Education Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Tahun 2025, ia menyatakan bahwa agama dan sains harus berjalan paralel.

Acara tersebut digelar oleh Kementerian Agama untuk merancang pendidikan Islam yang lebih baik. Menurut Nasaruddin Umar, integrasi keduanya diperlukan agar masyarakat Indonesia dapat berkembang secara menyeluruh, tidak hanya dalam hal teknologi dan ilmu pengetahuan, tetapi juga etika dan moral.

Pernyataan ini datang di tengah diskusi nasional tentang pendidikan yang holistik. Dengan menjaga keseimbangan, diharapkan generasi muda mampu menghadapi tantangan global tanpa kehilangan akar nilai keagamaan.

Artikel Terkait

Minister Nasaruddin Umar speaking at Isra Miraj event in Istiqlal Mosque, highlighting prayer's social and environmental significance.
Gambar dihasilkan oleh AI

Menteri Agama tekankan kesalehan sosial salat dalam peringatan Isra Miraj 2026

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan pidato dalam peringatan Isra Miraj tingkat nasional di Masjid Istiqlal Jakarta pada 15 Januari 2026. Ia menjelaskan bahwa salat, inti dari peristiwa Isra Miraj, tidak hanya bersifat spiritual tetapi juga mengajarkan kepedulian sosial dan etika lingkungan. Pidato ini merespons berbagai ujian yang dihadapi masyarakat saat ini.

Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup dengan sekitar 1.200 rektor dan guru besar di Istana Negara, Jakarta, pada 15 Januari 2026. Pertemuan ini membahas kondisi negara, geopolitik, dan rencana pendidikan untuk mengatasi kekurangan 100 ribu dokter. Pemerintah menekankan pendidikan sebagai fondasi Indonesia Emas 2045.

Dilaporkan oleh AI

Islamic leaders and scholars have identified personal soul reformation and sound youth education as twin pillars for Nigeria’s moral rebirth and social stability.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai rencana pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi yang digagas Presiden Prabowo Subianto memiliki nilai strategis. Program ini dianggap tidak hanya meningkatkan pelayanan jamaah haji Indonesia, tetapi juga memperkuat ekosistem keuangan haji nasional serta memberi dampak sosial yang luas.

Dilaporkan oleh AI

Rahman Rosyidi, Wakil Rektor Universitas Amikom Purwokerto, berhasil mempertahankan disertasinya dan meraih gelar Doktor dari UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. Penelitiannya membahas dampak akuisisi pengetahuan dan teknologi informasi terhadap pembelajaran Fikih di dua pesantren di Kabupaten Banyumas. Studi ini menyoroti pergeseran pola belajar santri Generasi Z ke arah digital melalui media sosial.

Presiden Prabowo Subianto memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 pada 28 Oktober 2025 dengan pesan agar pemuda tak takut bermimpi besar. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menekankan kebanggaan terhadap bahasa Indonesia sebagai bagian dari semangat persatuan. Acara ini mengenang Kongres Pemuda II tahun 1928 yang melahirkan ikrar historis tersebut.

Dilaporkan oleh AI

Universitas Nusa Mandiri (UNM) mendorong mahasiswa untuk tidak hanya mengejar Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tinggi, melainkan memahami esensi proses belajar. Ketua Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Profesi UNM, Nurmalasari, menekankan perlunya paradigma pendidikan yang bergeser ke kualitas pembelajaran. Pernyataan ini disampaikan pada 29 Januari 2026 di Jakarta.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak