Skyroot Aerospace bersiap meluncurkan roket Vikram-1 ke orbit

Perusahaan antariksa swasta terkemuka di India berada di jalur yang tepat untuk melakukan penerbangan orbital pertamanya akhir tahun ini. Skyroot Aerospace berencana meluncurkan wahana Vikram-1 dalam beberapa bulan ke depan setelah menyelesaikan pengujian akhir.

Pemerintah India membuka sektor antariksa bagi perusahaan swasta pada tahun 2020, yang memungkinkan perusahaan untuk merancang dan meluncurkan roket dengan menggunakan fasilitas milik negara. Pergeseran kebijakan ini mengikuti pertumbuhan industri antariksa komersial di Amerika Serikat dan Tiongkok. Skyroot, yang didirikan pada tahun 2018, telah muncul sebagai pemain paling canggih dalam ekosistem baru tersebut.

Artikel Terkait

Illustration depicting the dramatic liftoff of Space One's Kairos No. 3 rocket from Space Port Kii before its mission abort.
Gambar dihasilkan oleh AI

Japanese startup aborts Kairos No. 3 rocket flight after liftoff

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Japan's private space company Space One launched its Kairos No. 3 rocket on March 5 from Space Port Kii in Wakayama Prefecture but aborted the flight minutes later. This marks the third setback for the firm aiming to be the first private Japanese entity to place satellites into orbit.

Japan's private space company Space One canceled the launch of its third Kairos small rocket on Sunday due to unfavorable weather conditions. This setback delays the company's effort to become the first Japanese private firm to place satellites into orbit using a domestically developed rocket. The attempt scheduled for Wednesday last week was also postponed for the same reason.

Dilaporkan oleh AI

Tokyo-based startup Space One has postponed the launch of its Kairos small rocket's No. 3 unit until March, citing a detailed weather analysis. The rocket is set to carry five satellites, with the launch window running until March 25.

Roket Space Launch System (SLS) milik NASA dijadwalkan untuk meluncurkan Artemis II paling cepat pada 1 April 2026, membawa empat astronaut dalam misi lintas awak ke sisi jauh Bulan—jarak terjauh dari Bumi yang pernah ditempuh manusia. Hal ini menyusul penyesuaian program Artemis pada bulan Februari untuk mengatasi keterlambatan SLS, dengan memanfaatkan tahap inti roket yang bertenaga serta pendorong yang telah dirinci sebelum lepas landas.

Dilaporkan oleh AI

NASA mengumumkan pada hari Selasa bahwa mereka akan menghentikan pengembangan stasiun luar angkasa Gateway dan mengalihkan penggunaan Elemen Tenaga dan Propulsi-nya untuk SR-1 Freedom, sebuah misi demonstrasi propulsi nuklir-listrik ke Mars yang akan diluncurkan sebelum akhir tahun 2028. Pesawat ruang angkasa ini akan membawa helikopter Skyfall untuk memetakan es air bawah permukaan dan lokasi pendaratan. Para pejabat menggambarkan langkah ini sebagai upaya memanfaatkan perangkat keras yang sudah ada untuk membuktikan tenaga nuklir di ruang angkasa dalam.

China's commercial space company CAS Space successfully debuted its Kinetica 2 carrier rocket on Monday, launching from the Jiuquan Satellite Launch Center and placing the New March 02 experimental cargo spaceship and two satellites into preset orbits. The mission marks the first use of a commercial rocket in China's manned space program.

Dilaporkan oleh AI

NASA telah membatalkan Exploration Upper Stage untuk roket Space Launch System-nya sebagai bagian dari revisi besar terhadap program Artemis. Keputusan tersebut, yang diumumkan oleh Administrator Jared Isaacman, bertujuan untuk mempercepat pendaratan di Bulan dengan berfokus pada aktivitas permukaan dan menggunakan tahap atas yang lebih efisien. Langkah ini mendukung pengujian lander manusia dari SpaceX dan Blue Origin menjelang misi pada 2027 dan 2028.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak