Ted’s Fried Clams yang ikonik di Shapleigh, Maine, bersiap dibuka kembali pada 1 Mei setelah tutup tahun lalu. Restoran yang menjadi andalan sejak 1950 ini akan kembali di bawah kepemilikan baru sambil mempertahankan penawaran klasiknya. Rencana mencakup pembaruan modern dan opsi menu baru untuk menarik pelanggan yang lebih luas.
Ted’s Fried Clams, restoran Maine yang dicintai yang didirikan pada 1950, menutup pintunya pada 2023 setelah tiga generasi dijalankan oleh keluarga Mavrakos. Kini, pemilik baru Joe Christopher, Rob Orr, Matt Orr, dan Roger Zeghibe siap menghidupkan kembali tempat itu di Shapleigh, dengan peluncuran kembali yang ditargetkan pada 1 Mei. Menurut unggahan Facebook yang mengumumkan kebangkitan tersebut, Ted’s yang dibuka kembali akan mempertahankan warisannya melalui item menu klasik dan resep vintage, disertai layanan take-out dan layanan meja makan siang. Untuk menarik selera kontemporer, menu akan memperkenalkan opsi sehat seperti salad segar dan hidangan vegan dari Veggie Life Foods di Wells, Maine. Peningkatan tambahan mencakup bar lengkap dan teknologi pemesanan yang ditingkatkan. Kebangkitan ini diharapkan menciptakan puluhan pekerjaan di wilayah Shapleigh, meningkatkan lapangan kerja lokal. Perkembangan ini datang di tengah gelombang pembaruan makanan dan makan di seluruh Maine, menyoroti minat baru terhadap tradisi kuliner regional. Shapleigh, kota pedesaan di County York, telah lama dikaitkan dengan Ted’s sebagai tujuan utama untuk kerang goreng, hidangan khas New England. Penutupan asli menandai akhir dari era bisnis keluarga, tetapi tim baru bertujuan untuk menghormati warisannya sambil beradaptasi dengan permintaan modern.