Tesla mengumumkan pembukaan kilang litiumnya, yang disebut Elon Musk sebagai yang terbesar di Amerika. Fasilitas ini menandai langkah penting dalam upaya perusahaan untuk mengamankan bahan baterai. Baik Tesla maupun Musk membagikan berita itu di X pada 14 Januari 2026.
Pada 14 Januari 2026, Tesla memposting di X tentang 'Tesla Lithium Refinery', menandakan peluncuran proyek tersebut. Kemudian malam itu, Elon Musk, CEO Tesla, mengikuti dengan postingan yang menyatakan: 'Kilang litium terbesar di Amerika kini beroperasi.'nnPerkembangan ini datang saat produsen kendaraan listrik seperti Tesla berupaya mengendalikan rantai pasok litium, komponen kritis dalam baterai EV. Kilang tersebut diharapkan memproses litium untuk produksi baterai Tesla, meskipun detail spesifik tentang kapasitas atau lokasi tidak disebutkan dalam pengumuman.nnPostingan Musk pada 22:10 UTC menekankan skala fasilitas tersebut, menempatkannya sebagai tonggak untuk pengolahan litium domestik di Amerika Serikat. Postingan Tesla sebelumnya pada 19:30 UTC hanya menyoroti nama kilang, kemungkinan sebagai pengumuman pengantar.nnTidak ada spesifikasi teknis lebih lanjut atau jadwal produksi yang dibagikan dalam pernyataan awal ini, tetapi status operasional menegaskan dorongan Tesla menuju integrasi vertikal di sektor energi.