Tesla mencapai kendaraan listrik ke-9 juta di Gigafactory Shanghai

Tesla mengumumkan bahwa kendaraan listrik ke-9 jutanya, sebuah Model Y, keluar dari jalur produksi di Gigafactory Shanghai pada 30 Desember. Tonggak ini tercapai hanya enam bulan setelah perusahaan memproduksi kendaraan ke-8 jutanya. Pencapaian ini menegaskan pertumbuhan produksi cepat Tesla, dengan hampir setengah output globalnya berasal dari pabrik Shanghai.

Pada 30 Desember, Tesla menandai tonggak produksi penting ketika kendaraan listrik ke-9 jutanya—sebuah Model Y—keluar dari jalur perakitan di Gigafactory Shanghai. Peristiwa ini menyoroti laju percepatan perusahaan, setelah mencapai 8 juta kendaraan pada Juni di Gigafactory Berlin, juga dengan Model Y.

Sejarah produksi Tesla menunjukkan kemajuan yang stabil. Satu juta kendaraan pertama diproduksi pada Maret 2020, sekitar 12 tahun setelah pendirian perusahaan. Pada Agustus 2022, CEO Elon Musk menyatakan bahwa total output telah melampaui 3 juta unit. Pada September 2023, produksi kumulatif mencapai 5 juta, hanya enam bulan setelah kendaraan ke-4 juta.

Gigafactory Shanghai memainkan peran penting, memproduksi hampir setengah kendaraan global Tesla. Pada awal Desember, pabrik itu memproduksi kendaraan ke-4 jutanya, berpindah dari 3 juta ke 4 juta dalam waktu kurang dari 14 bulan. Selama enam tahun terakhir, pabrik itu menyumbang hampir setengah pengiriman EV global, mencapai tingkat lokalisasi melebihi 95%, dan mempertahankan output satu kendaraan setiap beberapa puluhan detik.

Terletak di kawasan Lingang di Zona Perdagangan Bebas Percontohan China (Shanghai), fasilitas ini mencakup 860.000 meter persegi dan mulai beroperasi pada 2019. Kapasitas tahunan mencapai hingga 950.000 kendaraan, mewakili sekitar 40% dari kapasitas manufaktur global Tesla.

Artikel Terkait

Tesla Giga Berlin factory illustration showing plant manager disputing low production reports with stats display and active Model Y assembly amid expansion.
Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla disputes report claiming low production at Giga Berlin

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla's Giga Berlin factory produced over 200,000 vehicles in 2025, according to plant manager Andre Thierig, countering a media report that estimated output at around 149,000 units. The dispute arises amid declining Model Y sales in Europe and tensions ahead of works council elections. Thierig highlighted quarterly production increases and future expansion plans.

Tesla telah mencapai total kumulatif 4 juta kendaraan terjual di Tiongkok, diproduksi di Gigafactory Shanghai-nya. Namun, perusahaan mengalami penurunan penjualan tahunan pertama di pasar kunci ini untuk 2025. Pengiriman November sedikit turun dari tahun ke tahun, membuat tidak mungkin menyamai angka tahun lalu.

Dilaporkan oleh AI

Megafabrik Shanghai Tesla telah mencapai tonggak penting dengan memproduksi lebih dari 2.000 sistem penyimpanan energi Megapack pada tahun operasi penuh pertamanya. Fasilitas ini, yang mulai berproduksi pada awal 2025, menggandakan outputnya dalam lima bulan terakhir tahun tersebut. Peningkatan ini menegaskan peran yang semakin luas Tesla Energy dalam penyimpanan energi global.

Tesla Model Y 2022 tiba-tiba kehilangan daya di jalan tol di provinsi Zhejiang China, meskipun menunjukkan sisa jarak tempuh 72 kilometer, memicu liputan dari outlet media negara China.com. Cerita ini menjadi viral di media sosial China, memicu diskusi tentang keselamatan kendaraan listrik. Amplifikasi ini terjadi saat Tesla menghadapi penurunan penjualan tajam di China.

Dilaporkan oleh AI

In the 2025 global EV sales race—where BYD claimed the top spot with 2.26 million units—Tesla's deliveries fell 8.5% to a precise 1,636,129 vehicles, with production down 6.7%. Q4 figures missed lowered expectations, revealing stark European drops amid competition and policy headwinds, though Norway bucked the trend.

Produsen mobil China BYD telah melampaui Tesla untuk menjadi penjual kendaraan listrik terbesar di dunia pada 2025, dengan penjualan 2,26 juta unit dibandingkan 1,64 juta pengiriman Tesla. Angka Tesla menandai penurunan tahunan kedua berturut-turut sebesar 9 persen, didorong oleh berakhirnya kredit pajak AS dan persaingan global yang semakin ketat. Meskipun penurunan penjualan, saham Tesla naik sekitar 11 persen sepanjang tahun di tengah optimisme terhadap teknologi masa depan seperti robotaxi.

Dilaporkan oleh AI

Data awal menunjukkan Tesla Model Y mendorong pemulihan kuat penjualan kendaraan listrik di seluruh Australia pada Februari 2026, menyusul Januari yang lesu. Penjualan gabungan Tesla dan Polestar mencapai 3.419 unit, dengan angka sejak awal tahun naik 61% dari 2025. Model Y menyumbang 2.791 dari penjualan tersebut, menjadikannya penjual teratas bulan itu.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak