2025 EV Sales: Tesla's Regional Declines and Production Challenges as BYD Takes Lead

In the 2025 global EV sales race—where BYD claimed the top spot with 2.26 million units—Tesla's deliveries fell 8.5% to a precise 1,636,129 vehicles, with production down 6.7%. Q4 figures missed lowered expectations, revealing stark European drops amid competition and policy headwinds, though Norway bucked the trend.

Tesla's 2025 global deliveries totaled 1,636,129 electric vehicles, down 8.5% from 2024, while production declined 6.7%. Q4 deliveries dropped 16% year-over-year to 418,227 units (production: 434,358, -5.4%), falling short of analyst forecasts around 422,850.

BYD's 2.26 million sales reflected 28% market growth, with December alone nearly matching Tesla's entire Q4 volume.

Contributing factors included the US $7,500 tax credit phase-out, fierce rivalry from Chinese/European makers, and backlash over Elon Musk's political stances. Europe saw dramatic slumps: France registered just 1,942 Teslas in December (-66%), Sweden -71%, Spain -4%. Norway diverged positively with 5,679 registrations (+90%), where EVs comprise 96% of new car sales.

Tesla responded in October with $5,000-cheaper base Model Y and Model 3 variants. Despite results, shares climbed 11.4% for the year, and Musk regained his status as the world's richest person.

Artikel Terkait

Photorealistic illustration of a desolate Tesla showroom in Europe showing sales decline graphs, robotaxi delay, and contrasting BYD growth for news article.
Gambar dihasilkan oleh AI

Penjualan Tesla di Eropa merosot di tengah penundaan robotaxi

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla melaporkan penurunan 17% tahun-ke-tahun dalam penjualan kendaraan Eropa untuk Januari 2026, menandai bulan ke-13 berturut-turut penurunan, sementara rival BYD mengalami peningkatan 165%. Perusahaan menghadapi skeptisisme atas jadwal ekspansi robotaxi-nya, dengan pasar prediksi yang menilai tonggak kunci tidak mungkin. Analis tetap terbagi, dengan target harga mulai dari $25 hingga $600.

Tesla melaporkan produksi sebanyak 408.386 kendaraan listrik pada kuartal pertama tahun 2026, meningkat 12,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, pengiriman hanya naik 6,3 persen menjadi 358.023 kendaraan, menyisakan sekitar 50.000 mobil lebih banyak dalam inventaris. Penyebaran penyimpanan energi juga tidak mencapai target.

Dilaporkan oleh AI

Tesla sedang mengalami perubahan strategis besar di tengah penurunan penjualan tajam di China, berakhirnya produksi Model S dan X untuk fokus pada robot, serta rencana memperkenalkan truk Semi di Eropa. Tantangan dan ambisi perusahaan tercermin dalam opini analis yang terbagi dan target produksi yang ambisius. Transisi tiga kali lipat ini menyoroti pergeseran Tesla dari manufaktur otomotif tradisional menuju robotika dan AI.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak