Dalam data terbaru Asosiasi Produsen Mobil Eropa untuk November 2025—membangun atas penurunan pendaftaran Tesla 34,2% di UE—BYD melonjak ke depan dengan 16.158 unit (+235,2% YoY), melampaui 12.130 milik Tesla. Tesla masih memegang keunggulan UE sejak awal tahun ~18.300 unit, tetapi keuntungan cepat BYD, penurunan Tesla di AS dan China, serta ekspansi BYD di Inggris menekankan persaingan yang semakin intens.
Laporan ACEA menandai pergeseran penting dalam lanskap EV Eropa, dengan BYD mengalahkan Tesla lebih dari 4.000 unit dalam pendaftaran UE November 2025. Sejak awal tahun hingga November, total Tesla mencapai 129.024 (-38,8% YoY), sementara BYD mencapai 110.715 (+240%), menutup kesenjangan dengan cepat.
Tantangan Tesla meluas secara global: penjualan AS turun 23% menjadi 39.800 unit pada November—terendah tiga tahun (Reuters)—dan pengiriman China turun hampir 1% menjadi sedikit di atas 73.000 (Citi/Barron’s).
BYD sedang ekspansi agresif di Eropa, terutama Inggris, dengan perekrutan kunci termasuk Claudio de Freitas (Kepala Penjualan Armada, ex-Tesla), Marcus Hazelwood (Kepala Penjualan Ritel, ex-Autotrader/Nissan/VW), dan Thomas Brady (Pemimpin Jaringan untuk 125 showroom). Langkah-langkah ini, dipadukan dengan harga kompetitif dan inventaris, memicu perebutan pangsa pasar BYD dari incumbent seperti Tesla.