Tiga WN China dideportasi karena manipulasi visa investasi

Tiga warga negara Tiongkok yang masuk Indonesia dengan visa bisnis dan prainvestasi dideportasi setelah dokumen mereka terbukti dimanipulasi.

Ketiga warga negara tersebut berinisial YJ, CN, dan LJ. Mereka menggunakan Visa Kunjungan Prainvestasi indeks C12 serta Visa Bisnis indeks C1 dan C2.

Petugas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya menemukan ketidaksesuaian data penjamin di sistem dengan dokumen visa. Selain itu, nomor seri materai pada berkas YJ dan CN sama persis.

Kepala Kantor Imigrasi Agus Winarto menyatakan mereka tidak pernah berencana berinvestasi atau melakukan kegiatan bisnis. Ketiganya melanggar Pasal 122 huruf a dan Pasal 123 huruf b Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Mereka dideportasi pada Jumat melalui Bandara Internasional Juanda dengan penerbangan China Southern Airlines CZ8138 dan dicekal masuk selama lima tahun.

Artikel Terkait

Indonesian police officers arresting suspects during a raid on an online gambling syndicate at a Jakarta tower.
Gambar dihasilkan oleh AI

Polri arrests 321 in international online gambling syndicate raid at Hayam Wuruk

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Indonesian National Police arrested 321 people linked to an international online gambling syndicate at Hayam Wuruk Plaza Tower in West Jakarta on Saturday, May 9, 2026.

Nine Bangladeshi nationals were stopped at OR Tambo International Airport on Thursday after officials discovered they held fraudulent South African visas.

Dilaporkan oleh AI

The Indonesian Embassy in Kuala Lumpur repatriated 217 Indonesian migrant workers (PMI) detained in Malaysia due to immigration issues. The workers arrived at Kuala Lumpur International Airport on Thursday (April 23, 2026).

China's Foreign Ministry has confirmed that US citizen Min Zin has been placed under criminal detention on suspicion of espionage endangering national security.

Dilaporkan oleh AI

PSSI has confirmed that the Indonesian citizenship status of four national team players in the Dutch league remains secure, despite work permit issues following naturalization. National Team Board Chairman Sumardji described the matter as purely Dutch administrative. The controversy arose after club protests over the players' non-EU status.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak