Universitas kembangkan desalinasi surya tanpa air asin beracun

Para peneliti di University of Rochester telah menciptakan sistem bertenaga surya yang mengubah air laut menjadi air tawar tanpa menghasilkan air asin cair yang berbahaya. Teknologi ini menggunakan panel bertekstur laser untuk menguapkan air dan mengumpulkan garam dalam bentuk padat.

Sistem ini menggunakan panel logam hitam yang dirawat dengan laser femtodetik untuk menyerap sinar matahari dan menyalurkan air laut ke seluruh permukaan aktif. Saat air menguap, garam diarahkan ke area pasif menggunakan efek cincin kopi (coffee ring effect), sehingga mencegah penyumbatan selama pengoperasian. Pengujian dengan sampel dari Samudra Pasifik, Atlantik, dan Hindia mengonfirmasi ekstraksi air tawar yang berkelanjutan serta kinerja pembersihan mandiri.

Artikel Terkait

Flinders University scientists in lab testing nano-cage adsorbent that removes 98% of PFAS from water, showing filtration process with molecular capture.
Gambar dihasilkan oleh AI

Tim Flinders University melaporkan adsorben sangkar nano yang menangkap PFAS rantai pendek dalam uji air

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

Para peneliti di Flinders University menyatakan telah mengembangkan material adsorben yang mampu menghilangkan lebih dari 98% PFAS rantai pendek dan panjang—termasuk varian rantai pendek yang sulit ditangkap—dalam uji laboratorium aliran melalui air keran model. Pendekatan ini menanamkan sangkar molekuler berukuran nano ke dalam silika mesopori dan, dalam eksperimen yang dilaporkan, dapat diregenerasi serta tetap efektif setidaknya selama lima siklus penggunaan ulang.

Para peneliti di Columbia Engineering telah mengembangkan teknik baru untuk mengambil litium dari air garam bawah tanah dengan lebih cepat dan minim dampak kerusakan lingkungan. Pendekatan ini menggunakan pelarut sensitif suhu dan menghindari kolam evaporasi besar yang umum digunakan dalam produksi saat ini.

Dilaporkan oleh AI

Para peneliti di University of Adelaide telah menciptakan proses bertenaga surya untuk mengubah limbah plastik menjadi bahan bakar hidrogen bersih dan bahan kimia lainnya. Teknik yang dikenal sebagai fotoreforming bertenaga surya ini menggunakan sinar matahari dan fotokatalis untuk menguraikan plastik pada suhu rendah. Eksperimen awal menunjukkan hasil hidrogen yang menjanjikan serta stabilitas sistem yang baik.

Dua perusahaan telah menguji pemompaan air laut ke atas es Arktik untuk meningkatkan ketebalannya dan memperlambat pencairan di musim panas. Uji coba lapangan di Kanada dan Norwegia menghasilkan es yang lebih tebal tetapi menunjukkan dampak yang bervariasi pada ketahanannya.

Dilaporkan oleh AI

Para peneliti telah memodifikasi bakteri untuk memproduksi gadusol, suatu zat pelindung sinar UV yang ditemukan pada telur ikan. Terobosan ini dapat mendukung pengembangan tabir surya yang transparan dan ramah lingkungan. Penelitian ini dipimpin oleh sebuah tim di Universitas Jiangnan di Tiongkok.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak