Sepeda listrik Velotric Discover 2 menggabungkan daya dan adaptabilitas, memungkinkan pengendara beralih antara konfigurasi Kelas 1, 2, dan 3 untuk kecepatan dan medan yang berbeda. Dengan motor 750 watt dan sensor canggih, cocok untuk perjalanan kota di jalanan beragam. Namun, pengguna harus mematuhi peraturan lokal untuk menghindari masalah hukum.
Pasar sepeda listrik berkembang pesat, dengan produsen seperti Velotric memperkenalkan model yang mengaburkan klasifikasi tradisional. Discover 2, yang ditetapkan sebagai sepeda Kelas 2, memiliki mode pedal-assist hingga 20 mph, throttle mencapai kecepatan yang sama, dan penyesuaian opsional ke 28 mph melalui tombol stang, yang memenuhi syarat untuk Kelas 1, 2, atau 3 tergantung penggunaan. Termasuk stiker untuk menunjukkan kepatuhan terhadap undang-undang negara bagian, meskipun pengendara bertanggung jawab atas operasi yang tepat di jalur dan jalan.
Di bawah rangka step-through dan kokpit tegak terdapat motor 750 watt yang kuat menghasilkan 75 newton-meter torsi, sebanding dengan banyak komuter kota. Pengendara dapat beralih antara sensor torsi dan kadens: sensor torsi merespons usaha mengayuh untuk rasa alami di permukaan tidak rata, sementara sensor kadens memberikan daya stabil berdasarkan level assist yang dipilih. Lima mode daya memungkinkan penyesuaian, dari assist lembut hingga throttle penuh.
Baterai 48 volt, 705,6 watt-jam, bersertifikat UL, menawarkan hingga 60 mil dalam mode throttle dan 75 mil dengan mengayuh. Aksesori meningkatkan kegunaan, termasuk display 3,5 inci yang menampilkan data perjalanan, kecepatan, dan odometer; lampu sein terintegrasi; cruise control; rak belakang; lumpur pelindung; dan lampu untuk perjalanan visibilitas rendah. Aplikasi memungkinkan integrasi Find My dan pembaruan firmware.
Dalam pengujian, sepeda mempertahankan kecepatan stabil 20 mph di jalan kota, setara dengan sepeda gunung listrik lebih kuat. Mode torsi terasa intuitif dan seperti olahraga, berkontribusi pada perjalanan stabil dan nyaman bahkan bagi pemula desain step-through. Keterbatasan yang dicatat: lampu depan hanya menerangi jarak pendek di depan pada kecepatan tinggi, berpotensi menantang dalam kondisi gelap.