Tesla mendominasi pasar EV bekas yang menyempit pada 2025

Tesla mempertahankan keunggulannya di pasar kendaraan listrik bekas sepanjang 2025, meskipun pesaing seperti Ford, Volkswagen, dan Hyundai mencatat kemajuan signifikan. Model seperti Model 3 dan Model Y menyumbang hampir 40% penjualan EV bekas berusia satu hingga lima tahun. Pasar diprediksi menjadi lebih beragam pada 2026 dengan peningkatan inventaris lepas sewa.

Sektor kendaraan listrik bekas mengalami pergeseran signifikan pada 2025, menurut perusahaan riset otomotif iSeeCars. Kendaraan Tesla, tidak termasuk Cybertruck, menduduki peringkat teratas popularitas di kalangan pembeli yang mencari opsi terjangkau di tengah kenaikan harga mobil baru. Masuknya model lepas sewa dari tahun-tahun terakhir telah memperluas pilihan, menawarkan biaya perawatan lebih rendah dan akses ke jaringan pengisian daya yang luas.

Model 3 Tesla memegang posisi teratas, menguasai 19,5% penjualan EV bekas berusia satu hingga lima tahun, diikuti ketat oleh Model Y di 19,3%. Angka-angka ini menegaskan daya tarik abadi Tesla, didorong oleh integrasi mulus dengan infrastruktur pengisian cepat terbesar dan pembaruan perangkat lunak canggih. Namun, kesenjangan dengan rival semakin mengecil, menandakan kesadaran yang lebih besar terhadap alternatif di kalangan pembeli.

Ford Mustang Mach-E mengamankan posisi ketiga dengan pangsa pasar 5%, dipuji atas kualitas berkendara yang matang, jangkauan lebih dari 300 mil pada varian tertentu, dan kompatibilitas dengan Tesla Superchargers. ID.4 Volkswagen mengikuti di 3,9%, sementara Tesla Model S melengkapi lima besar di 3,0%. Hyundai Ioniq 5 menunjukkan kenaikan paling dramatis, naik sembilan posisi dari ke-17 pada 2024 menjadi kedelapan pada 2025, berkat arsitektur 800 volt yang memungkinkan pengisian cepat.

Melihat ke depan, Edmunds memprediksi lonjakan kendaraan lepas sewa pada 2026, terutama dari sewa 2023 yang berakhir tahun ini, yang dapat menurunkan harga lebih lanjut dan memperluas opsi bagi pembeli hemat anggaran. Meskipun berakhirnya kredit pajak federal untuk EV baru dan bekas serta aturan ekonomi bahan bakar yang direvisi yang menguntungkan model bensin, pasar EV bekas tetap kuat. Kendaraan bensin masih mendominasi penjualan mobil bekas secara keseluruhan, dengan Ford F-150 memimpin 20 besar, tetapi EV secara bertahap mendapatkan traksi.

Artikel Terkait

Illustration depicting BYD overtaking Tesla as top EV seller in 2025, with contrasting sales scenes and future tech optimism.
Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla kehilangan posisi teratas kendaraan listrik ke BYD di 2025

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla telah mengirimkan 1,64 juta kendaraan pada 2025, penurunan 9% dari tahun sebelumnya, memungkinkan rival China BYD melampauinya dengan penjualan 2,26 juta dan mengklaim gelar produsen kendaraan listrik terbesar di dunia. Penurunan tersebut disebabkan oleh reaksi balik terhadap politik CEO Elon Musk, berakhirnya kredit pajak AS, dan persaingan global yang semakin ketat. Meskipun mengalami kemunduran, investor tetap optimis terhadap pergeseran Tesla ke robotaxi dan robot humanoid.

Model Y dan Model 3 Tesla memimpin pasar kendaraan listrik AS pada 2025 sebagai bagian dari tahun yang mencatat penjualan total sekitar 1,28 juta unit. Model Y terjual 357.528 unit dengan pangsa 39,5%, sementara Model 3 mengirimkan 192.440 unit dengan pangsa 15,9%—bersama-sama lebih dari 55% pasar dan menegaskan pegangan Tesla di tengah tantangan. (Lihat gambaran umum seri kami untuk rincian pasar lengkap.)

Dilaporkan oleh AI

Penjualan kendaraan listrik di Amerika Serikat mencapai lebih dari 1,27 juta unit pada 2025, menyita 7,8% penjualan mobil baru, menurut perkiraan Kelley Blue Book. Meskipun Tesla mempertahankan dominasinya dengan lebih dari 589.000 kendaraan terjual, General Motors melonjak 48% untuk mengklaim posisi kedua. Penurunan tajam di K4 mengikuti berakhirnya kredit pajak federal $7.500 pada September.

Tesla mengalami penurunan pangsa pasar terbesar di antara pembuat kendaraan listrik di California selama 2025. Perusahaan tersebut kehilangan pembeli mobil baru terbanyak di negara bagian itu tahun lalu, menyoroti perjuangannya di salah satu pasar EV terbesar di dunia.

Dilaporkan oleh AI

Data baru dari Cox Automotive mengungkapkan bahwa pikap listrik Ford F-150 Lightning terjual lebih banyak unit di Amerika Serikat pada 2025 daripada Tesla Cybertruck, meskipun Ford mengumumkan penghentian produksi Lightning. Lightning mengirimkan 27.307 kendaraan, sementara Cybertruck Tesla hanya mencapai sekitar 21.500 secara global. Hasil ini menyoroti tantangan berkelanjutan Tesla di tengah penurunan penjualan EV secara keseluruhan.

Membangun atas penurunan November 2025 di AS, Eropa, Inggris, dan China, penjualan tahunan Tesla 2025 turun untuk tahun kedua berturut-turut, kehilangan posisinya sebagai penjual EV teratas dunia. Tekanan utama mencakup reaksi balik terhadap politik CEO Elon Musk, berakhirnya insentif pajak AS, dan persaingan yang melonjak, dengan saham turun 5% setelah pengungkapan Nvidia tentang autonomous driving open-source.

Dilaporkan oleh AI

Pembuat kendaraan listrik China BYD telah melampaui Tesla untuk menjadi penjual EV terdepan di dunia, dengan ratusan ribu kendaraan lebih terjual tahun lalu. Perubahan ini menyoroti keunggulan BYD dalam harga, teknologi baterai, dan model beragam, sementara Tesla menghadapi tantangan dari perubahan kebijakan dan masalah reputasi. Ini menandai perubahan signifikan dalam industri otomotif global.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak