Volkswagen hentikan produksi ID.4 di pabrik AS demi SUV Atlas

Volkswagen akan menghentikan produksi SUV listrik ID.4 di pabriknya di Chattanooga, Tennessee setelah pertengahan April, dan akan mengalihkan lini produksi tersebut untuk SUV berbahan bakar bensin, Atlas. Langkah ini diambil menyusul penurunan tajam penjualan ID.4 setelah AS menghapus kredit pajak kendaraan ramah lingkungan. Perusahaan menyatakan memiliki persediaan ID.4 yang mencukupi hingga tahun 2027.

Pabrik Volkswagen di Chattanooga mulai merakit kendaraan listrik ID.4 pada tahun 2021 sebagai bagian dari penyelesaian kasus Dieselgate tahun 2016 yang mewajibkan produksi kendaraan listrik lokal. ID.4 diluncurkan dengan sambutan positif pada tahun tersebut dan mencatat kenaikan penjualan sebesar 31 persen pada tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, penjualan merosot 62 persen secara tahunan pada kuartal terakhir tahun 2025 setelah pemerintahan Trump menghapus kredit pajak kendaraan ramah lingkungan di akhir kuartal ketiga. Presiden dan CEO VW Group of America, Kjell Gruner, mendeskripsikan perubahan ini sebagai pergeseran strategis. “Pabrik Chattanooga telah menjadi, dan akan terus menjadi, batu penjuru strategi Volkswagen di Amerika Serikat,” ujar Gruner. “Pergeseran strategis ini menegaskan komitmen perusahaan terhadap Chattanooga dan tenaga kerjanya seiring upaya kami memosisikan pabrik ini untuk kesuksesan jangka panjang dan peluang produk di masa depan.” Atlas, model terlaris kedua Volkswagen di AS, akan menggunakan lini produksi yang telah dikonfigurasi ulang tersebut, dengan model generasi kedua yang dijadwalkan tiba di dealer pada musim gugur ini. Volkswagen menyatakan bahwa mereka memiliki cukup persediaan ID.4 untuk memenuhi permintaan hingga tahun 2027, seraya mencatat bahwa model yang diperbarui menawarkan tenaga dan efisiensi yang lebih baik. Perusahaan berencana menghadirkan ID.4 masa depan untuk Amerika Utara dengan detail yang akan diumumkan menyusul, dan baru-baru ini menghentikan impor minivan ID.Buzz untuk tahun 2026 karena angka penjualan yang rendah.

Artikel Terkait

Photorealistic rendering of Tesla's upcoming compact SUV on a Chinese factory line with Elon Musk approving the design.
Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla developing compact affordable SUV amid strategy shift and sales slump, Reuters reports

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla is developing a new compact electric SUV priced below the $36,990 Model 3 and measuring 168 inches (4.3 meters) long—shorter than the Model 3 (185.8 inches) and Model Y (188.7 inches)—according to Reuters citing four anonymous supplier sources. The all-new design awaits CEO Elon Musk's production approval and may launch first in China before expanding to U.S. and German factories, signaling a pivot back to core vehicles after a focus on robotaxis and humanoid robots.

Volkswagen will open order books for the new electric ID.Polo at the end of April. The compact car starts at 24,995 euros and is set for delivery after the summer break. Brand chief Thomas Schäfer calls it a "true Volkswagen for the electric age".

Dilaporkan oleh AI

Toyota announced it will stop development of next-generation electric vehicles. The company will instead allocate resources to SUVs amid strong demand.

Volkswagen presented a concept vehicle from its Jetta sub-brand at the Beijing Auto Show: the electric compact SUV Jetta X priced at around 10,000 euros. The model aims to reclaim lost market share against rivals like BYD and Toyota. It is developed exclusively for the Chinese market.

Dilaporkan oleh AI

Hyundai Motor Co. unveiled the Ioniq V, its first production model under the Ioniq brand for China, at the 2026 Beijing auto show. The vehicle is built on a platform jointly developed with Beijing Automotive Group (BAIC Group) and features a battery from Contemporary Amperex Technology Co. Ltd. (CATL). It offers more than 600 kilometers on a single charge.

Leopoldo Satrústegui, president of Hyundai Spain, has called the ‘made in Europe’ requirement in the new Auto+ electric vehicle subsidy plan a mistake. He argues subsidies should be equal for all models and criticizes the price and battery criteria. He also announces the launch of premium brand Genesis in the Spanish market this year.

Dilaporkan oleh AI

Two months after Hyundai's CES 2026 unveiling of the Atlas humanoid robot, the company's shares jumped 80 percent amid intensifying competition with Tesla's Optimus in the humanoid robotics market, projected to hit $5 trillion by 2050. While Atlas targets heavy industry from 2028, Tesla aims for affordable home use.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak