Artemis
Nasa hitung mundur peluncuran misi bulan Artemis II
Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI
Hitung mundur selama dua hari sedang berlangsung untuk misi Artemis II NASA, yang dijadwalkan meluncurkan empat astronaut dalam penerbangan mengelilingi bulan dari Kennedy Space Center di Florida. Waktu peluncuran ditetapkan dalam jendela dua jam yang dibuka pada pukul 18.24 EDT hari Rabu, dengan kesempatan cadangan hingga 6 April. Kru akan menguji pesawat ruang angkasa Orion dalam perjalanan selama 10 hari, yang menandai perjalanan luar angkasa dalam pertama manusia dalam lebih dari 50 tahun.
As NASA's Artemis II mission nears launch, the University of Buenos Aires' Faculty of Engineering (FIUBA) is finalizing preparations for the Argentine CubeSat Atenea, one of four international microsatellites selected for deployment. FIUBA's student-led team is on-site at Cape Canaveral, building on the January announcement of Argentina's participation.
Dilaporkan oleh AI
Roket Space Launch System (SLS) milik NASA dijadwalkan untuk meluncurkan Artemis II paling cepat pada 1 April 2026, membawa empat astronaut dalam misi lintas awak ke sisi jauh Bulan—jarak terjauh dari Bumi yang pernah ditempuh manusia. Hal ini menyusul penyesuaian program Artemis pada bulan Februari untuk mengatasi keterlambatan SLS, dengan memanfaatkan tahap inti roket yang bertenaga serta pendorong yang telah dirinci sebelum lepas landas.
Administrator baru NASA, Jared Isaacman, menyatakan kepercayaan penuh pada pelindung panas pesawat ruang angkasa Orion menjelang misi Artemis II. Setelah tinjauan mendetail dengan para ahli, ia mengonfirmasi rencana badan tersebut untuk melanjutkan dengan pelindung yang ada setelah mengatasi kekhawatiran dari penerbangan Artemis I. Keputusan ini datang hanya beberapa minggu sebelum peluncuran potensial misi lunar berawak pada awal Februari 2026.
Dilaporkan oleh AI
NASA has chosen Lunar Outpost's MAPP rover to accompany the Artemis IV astronauts to the Moon, marking the first time humans will work alongside a robot on another celestial body. The rover will investigate lunar dust and plasma to support safe exploration. This step builds on lessons from the Apollo missions about the hazards of moon dust.