NASA jadwalkan peluncuran terbang melewati Bulan Artemis II pada April

NASA telah menjadwalkan ulang misi Artemis II, penerbangan berawak pertama ke Bulan sejak 1972, untuk peluncuran pada April dari Florida. Penerbangan selama 10 hari itu akan membawa empat astronot dalam terbang lewati Bulan tanpa mendarat, menguji sistem kunci untuk misi masa depan. Komandan Reid Wiseman memimpin kru, yang mencakup astronot Kanada pertama yang menjelajah ke Bulan.

Misi Artemis II menandai langkah penting dalam upaya NASA untuk mengembalikan manusia ke Bulan setelah lebih dari lima dekade. Awalnya direncanakan pada Februari, peluncuran ditunda setelah uji pengisian bahan bakar roket, dengan tanggal Maret juga dibatalkan. Jendela peluncuran baru mencakup 1-6 April atau 30 April, menargetkan peluncuran malam dari Kompleks Peluncuran 39B di Kennedy Space Center di Florida.  crews terdiri dari komandan Reid Wiseman, pilot Victor Glover, dan spesialis misi Christina Koch—semuanya orang Amerika—serta Jeremy Hansen dari Kanada, yang akan menjadi orang Kanada pertama bepergian ke Bulan. Roket Space Launch System, yang menghasilkan dorongan lebih dari 8,8 juta pon, akan mendorong pesawat antariksa Orion ke luar angkasa.  Jadwal misi dimulai dengan peluncuran, diikuti pemisahan dari tahap bawah sekitar delapan menit kemudian. Pesawat antariksa akan masuk orbit Bumi untuk uji awal sistem penunjang hayati dan komunikasi pada hari 1 dan 2. Pembakaran injeksi translunar selanjutnya akan mengirim Orion menuju Bulan, menempuh lebih dari 225.000 mil pada hari 3-5, selama kru menjalankan uji dan prosedur.  Pada hari ke-6, astronot akan terbang di sekitar sisi jauh Bulan, kemungkinan memecahkan rekor Apollo 13 sejauh 248.655 mil dari Bumi. Komunikasi dengan Bumi akan terputus sebentar saat mereka memotret permukaan Bulan. Perjalanan pulang berlangsung hari 7-9, puncaknya hari ke-10 dengan masuk ulang pada kecepatan yang menghasilkan suhu hingga 3.000 derajat Fahrenheit. Parasut akan terbuka untuk pendaratan di laut di Samudra Pasifik, dengan pemulihan oleh Angkatan Laut AS sekitar dua jam kemudian.  Penerbangan ini menyiapkan Artemis III pada 2027, yang akan uji sambungan di orbit Bumi, dan Artemis IV pada awal 2028, yang menampilkan pendaratan berawak pertama di Bulan sejak Apollo 17. SpaceX sedang kembangkan lander Bulan, sementara Axiom Space kerjakan baju luar angkasa.  NASA akan siarkan langsung peluncuran di saluran YouTube-nya, aplikasi NASA Plus, media sosial, dan Twitch, dengan kemungkinan liputan di Netflix.

Artikel Terkait

NASA's SLS rocket with Orion on Kennedy Space Center launch pad at dusk during Artemis II countdown, moon rising in background.
Gambar dihasilkan oleh AI

Nasa hitung mundur peluncuran misi bulan Artemis II

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Hitung mundur selama dua hari sedang berlangsung untuk misi Artemis II NASA, yang dijadwalkan meluncurkan empat astronaut dalam penerbangan mengelilingi bulan dari Kennedy Space Center di Florida. Waktu peluncuran ditetapkan dalam jendela dua jam yang dibuka pada pukul 18.24 EDT hari Rabu, dengan kesempatan cadangan hingga 6 April. Kru akan menguji pesawat ruang angkasa Orion dalam perjalanan selama 10 hari, yang menandai perjalanan luar angkasa dalam pertama manusia dalam lebih dari 50 tahun.

Misi Artemis II NASA berhasil lepas landas pada 1 April 2026 dari Kennedy Space Center di Florida, mengirim astronaut Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen di dalam pesawat ruang angkasa Orion untuk misi terbang lintas Bulan berawak pertama sejak Apollo 17. Didorong oleh roket Space Launch System (SLS), uji coba penerbangan selama 10 hari ini akan memvalidasi sistem penting untuk pendaratan Bulan di masa depan serta misi ke Mars, dengan mengitari sisi jauh Bulan.

Dilaporkan oleh AI

Four astronauts are heading to the Moon for the first time in over 50 years. The crew launched at 18:35 local time from Cape Canaveral, Florida, aboard the Orion capsule atop the Space Launch System. The mission builds on Artemis 1 and sets milestones for women and non-white astronauts.

Awak Artemis II NASA kembali ke Bumi pada hari Jumat, mendarat di Samudra Pasifik sebelah barat San Diego setelah perjalanan 10 hari mengelilingi bulan. Komandan Reid Wiseman, pilot Victor Glover, spesialis misi Christina Koch, dan astronot Kanada Jeremy Hansen keluar dalam keadaan sehat dari kapsul Orion yang diberi nama Integrity. Misi ini mencetak beberapa pencapaian bersejarah dan mencatatkan rekor baru jarak terjauh manusia dari Bumi.

Dilaporkan oleh AI

The US space agency NASA is set to launch its Artemis II mission today, sending astronauts to orbit the moon for the first time in over 50 years. Four astronauts from the US and Canada will undertake a test flight lasting about ten days. Germany provides the key European Service Module for the Orion spacecraft via the European Space Agency.

Misi Artemis II NASA, penerbangan berawak pertama pesawat ruang angkasa Orion mengelilingi Bulan sejak 1972, telah mengalami kebocoran helium pada modul servisnya, namun para pejabat menyatakan hal tersebut tidak menimbulkan ancaman bagi kepulangan kru. Pesawat yang membawa astronaut Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen ini meluncur pada 1 April dan dijadwalkan untuk mendarat di Samudra Pasifik pada Jumat malam. Tim di darat telah menyesuaikan rencana penerbangan untuk mempelajari kebocoran tersebut sembari tetap mempertahankan kinerja yang normal.

Dilaporkan oleh AI

South African National Space Agency engineers at Hartebeesthoek Ground Station tracked NASA's Orion spacecraft during its record-breaking lunar flyby, ensuring communication during key phases. The Artemis II crew achieved a maximum distance from Earth of 406,771km, surpassing previous human spaceflight records. Sansa provided telemetry and ranging data as part of global collaboration.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak