Kantin perusahaan semakin populer seiring kenaikan harga makan siang di Korea Selatan

Biaya makanan di luar kantor yang meningkat telah meningkatkan daya tarik kantin perusahaan, di mana harga rata-rata sekitar 8.300 won. Perusahaan katering sedang meningkatkan layanan mereka ke tingkat premium di tengah kenaikan harga 25% selama lima tahun. Penjualan gabungan penyedia utama melebihi 9 triliun won pada 2025 untuk pertama kalinya.

Di Korea Selatan, harga makan siang di restoran eksternal telah melampaui 10.000 won, mendorong lebih banyak pekerja kantor untuk beralih ke kantin perusahaan sebagai opsi yang lebih terjangkau. Tempat makan di lokasi ini sekarang membebankan rata-rata 8.300 won per makanan, naik dari 4.000 hingga 6.000 won lima tahun lalu, dan saat ini berkisar antara 6.000 dan 8.000 won. Perpindahan ini disebabkan oleh harga bahan makanan dan biaya tenaga kerja yang lebih tinggi, membuat kantin tidak hanya lebih murah tetapi juga lebih cepat, dengan waktu tunggu yang lebih pendek dibandingkan restoran daerah, yang telah memasuki era 8.000 won. Data dari Statistics Korea menunjukkan indeks harga konsumen untuk makanan kantin mencapai 124.81 pada Januari 2026, naik 24.81% dari 2020. Indeks tersebut telah naik secara stabil: 101.8 pada 2021, 105.9 pada 2022, 112.6 pada 2023, 118.1 pada 2024, dan 122.53 pada 2025. Tren ini mencerminkan kepuasan makanan yang lebih luas yang memengaruhi evaluasi tempat kerja, mendorong permintaan untuk kualitas yang lebih baik. Perusahaan katering utama merespons dengan meningkatkan penawaran mereka melampaui makanan dasar. Samsung Well Story fokus pada pengalaman bergaya hotel, termasuk kolaborasi dengan koki terkenal, menu bertema global, dan diet berorientasi kesehatan. Hyundai Green Food memperkenalkan kemitraan merek restoran, spesial bertema, dan opsi fungsional yang diperluas seperti makanan sehat dan nutrisi yang disesuaikan. CJ Freshway juga berkontribusi pada pertumbuhan sektor ini. Pasar telah berkembang seiring hal itu. Ketiga perusahaan—Samsung Well Story, CJ Freshway, dan Hyundai Green Food—melaporkan penjualan gabungan 8.604 triliun won pada 2023, naik menjadi 8.6131 triliun won pada 2024 dan 9.746 triliun won pada 2025, menandai masuk pertama ke kisaran 9 triliun won dengan pertumbuhan dua tahun sebesar 12,6%. Faktor-faktor meliputi pemulihan permintaan kantin, peningkatan layanan makanan sekolah akibat kenaikan harga eksternal, serta pertumbuhan distribusi makanan dan konsesi. Kinerja individu bervariasi: penjualan Samsung Well Story naik dari 2.799 triliun won pada 2023 menjadi 3.118 triliun pada 2024 dan 3.264 triliun pada 2025. CJ Freshway mencatat angka dari 3.742 triliun won menjadi 3.2247 triliun pada 2024 dan 3.481 triliun pada 2025. Hyundai Green Food berkembang dari 2.1872 triliun menjadi 2.27 triliun dan kemudian 2.3296 triliun won selama periode yang sama.

Artikel Terkait

Illustration of panicked South Korean stock traders amid 6% market plunge, oil price spike from Iran crisis, and president's fuel price cap announcement.
Gambar dihasilkan oleh AI

South Korean stocks plunge nearly 6% amid Iran crisis; government announces fuel price cap

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

South Korean stocks tumbled nearly 6% on March 9 amid U.S.-Israeli strikes on Iran driving oil past $100 per barrel. The won hit a 17-year low of 1,495.5 per dollar as circuit breakers activated. President Lee Jae-myung ordered a fuel price cap to curb soaring petroleum costs.

Tokyo companies are increasingly introducing affordable employee cafeterias amid soaring dining-out costs. New fiscal-year tax reforms have raised the tax-exempt limit for meal subsidies for the first time in 42 years, providing a tailwind. At Tokyo Star Bank, staff enjoy lunches for around ¥500.

Dilaporkan oleh AI

Owner family members of South Korea's large business groups earned an average of 2.7 billion won ($1.83 million) in salary last year, with Hanwha Group Chairman Kim Seung-youn topping the list at 24.8 billion won. Data compiled by corporate tracker CEO Score showed a 6.9 percent rise from the previous year for owner families. Employees, excluding executives, averaged 101.2 million won, up 11.1 percent.

Seoul stocks opened Thursday at a fresh high above 6,700, driven by solid chip demand expectations following strong first-quarter earnings from Samsung Electronics and U.S. big tech firms. The benchmark KOSPI rose as high as 6,739.39 at the opening bell before adding 19.51 points, or 0.29%, to 6,710.41 as of 9:15 a.m. The index had closed at a new peak of 6,690.90 the previous day, marking three straight days of gains.

Dilaporkan oleh AI

Seoul shares soared more than 2 percent on April 15 to close above 6,000 for the first time since the U.S.-Iran conflict erupted in late February. The Korean won strengthened against the U.S. dollar. Hopes for U.S.-Iran peace talks and Wall Street gains drove the rally.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak