Republik Irlandia akan bertandang ke Praha untuk melakoni laga play-off Piala Dunia melawan Republik Ceko pada Kamis malam. Irlandia datang dengan momentum positif setelah serangkaian kemenangan baru-baru ini, sementara tuan rumah memiliki rekor tak terkalahkan di kandang dalam babak kualifikasi. Pelatih baru Ceko, Miroslav Koubek, akan menjalani pertandingan pertamanya sebagai pelatih kepala.
Republik Irlandia menghadapi Republik Ceko dalam laga play-off Piala Dunia yang krusial di Fortuna Arena, Praha. Irlandia, di bawah asuhan manajer Heimir Hallgrímsson, berhasil melaju ke babak play-off berkat kemenangan berturut-turut atas Armenia dan Portugal, serta kemenangan 3-2 melawan Hungaria. Ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk tampil pertama kali di Piala Dunia sejak 2002, ketika mereka lolos setelah mengalahkan Iran di babak play-off, namun tersingkir di babak grup di Jepang dan Korea Selatan. Secara historis, Irlandia kesulitan di babak play-off, gagal lolos ke turnamen tahun 1966, 1998, 2010, dan 2018. Mereka hanya memenangkan satu dari sembilan pertandingan tandang melawan Ceko (termasuk saat masih bernama Cekoslowakia), dan kalah dalam lima kunjungan terakhir sejak kemenangan 2-1 pada tahun 1967. Republik Ceko tetap tak terkalahkan dalam 17 laga kandang kualifikasi Piala Dunia, sebuah rekor yang telah bertahan hampir sembilan tahun. Namun, tim tersebut memecat pelatih Ivan Hašek setelah kekalahan mengejutkan dari Kepulauan Faroe pada bulan Oktober. Miroslav Koubek, 74 tahun, masuk untuk debutnya dengan target mengakhiri absennya Ceko di Piala Dunia selama 20 tahun. Pemain kunci mereka termasuk gelandang Tomas Soucek dan bek Vladimir Coufal dari West Ham, dengan penyerang Patrik Schick yang mencetak empat gol selama kualifikasi. Irlandia menghadapi tantangan: bek Liam Scales dan Festy Ebosele terkena skorsing, sementara Evan Ferguson harus absen setelah operasi pergelangan kaki. Troy Parrott akan memikul beban mencetak gol setelah mencetak lima gol dalam dua pertandingan internasional terakhirnya—sepasang gol melawan Portugal dan hat-trick melawan Hungaria—yang membuatnya masuk dalam daftar pencetak gol elit Irlandia. Chiedozie Ogbene kembali untuk memberikan dukungan. Bek Seamus Coleman, 37 tahun, dalam kondisi fit meski menit bermainnya di Everton terbatas. “Semua orang ingin bermain, begitulah cara kerjanya,” ujar Coleman di Praha. “Saat Anda mengenakan seragam hijau dan ketika segala sesuatu dipertaruhkan, saya merasa baik dan saya siap untuk pertandingan ini.” Prediksi susunan pemain menunjukkan Kovar di posisi kiper untuk Ceko dengan Schick di lini depan, dan Caoimhin Kelleher mengawal lini pertahanan bersama Coleman serta Parrott untuk Irlandia.