Elon Musk baru-baru ini memuji Cybertruck sebagai kendaraan terbaik sepanjang masa Tesla di media sosial, tetapi data penjualan menyampaikan cerita berbeda. Laporan menunjukkan bahwa kurang dari 2,5% reservasi telah berubah menjadi pembelian aktual, tertinggal di belakang model Tesla lainnya. Ketidaksesuaian ini menyoroti tantangan berkelanjutan bagi truk listrik tersebut.
Elon Musk, CEO Tesla, memposting di platform media sosial X, menyatakan, "Cybertruck adalah kendaraan luar biasa. Terbaik sepanjang masa dari Tesla." Klaim berani ini datang meskipun bukti menunjukkan sebaliknya. Menurut Torque News, kurang dari 2,5% reservasi Cybertruck telah berubah menjadi penjualan nyata, kontras tajam dengan kinerja Model Y dan Model 3 Tesla, yang mengungguli truk tersebut.
USA Today melaporkan bahwa angka penjualan bertentangan dengan pernyataan Musk, mencatat, "Elon punya banyak yang bisa dibanggakan terkait Tesla Model 3 dan Y, tapi pikap listrik bukan representasi terbaik kesuksesan produsen mobil itu." Model Tesla lainnya, bersama dengan truk listrik dari merek saingan, menerima peringkat lebih tinggi daripada Cybertruck.
Tesla menghadapi hambatan penjualan sepanjang 2025, yang dikaitkan dengan keterlibatan politik Musk, kekhawatiran keselamatan kendaraan, dan gugatan hukum yang sedang berlangsung. Klaim yang meragukan seperti ini dapat mengikis kepercayaan konsumen terhadap kendaraan listrik (EV), berpotensi menghambat peralihan dari mobil bertenaga bensin ke alternatif yang lebih bersih. Konsumen mungkin merasa tertipu jika pembelian tidak selaras dengan nilai dan gaya hidup mereka.
Sementara itu, pesaing tampil lebih baik. Truk listrik Ford F-150 Lightning semakin populer setiap tahun, menawarkan pilihan lain bagi pembeli yang mencari penghematan bahan bakar, perawatan lebih rendah, dan dampak lingkungan yang dikurangi. Seperti yang ditekankan data dari laporan dan survei, pilihan yang tepat adalah kunci untuk memajukan adopsi EV dan masa depan yang lebih hijau.