Pusaran api bersihkan tumpahan minyak lebih cepat dengan polusi lebih sedikit

Para peneliti telah menunjukkan bahwa pusaran api yang terkendali dapat membersihkan minyak dari tumpahan lebih cepat dan dengan emisi yang berkurang dibandingkan teknik pembakaran standar.

Sebuah tim dari Texas A&M University dan University of California, Berkeley, melakukan uji coba skala besar di Texas A&M Engineering Extension Service Brayton Fire Training Field. Mereka menciptakan pusaran api setinggi hampir 17 kaki di atas kolam minyak mentah selebar 1,5 meter yang mengapung di atas air. Menurut studi yang diterbitkan dalam jurnal Fuel, api yang berputar tersebut menghabiskan hingga 95 persen minyak dan membakarnya sekitar 40 persen lebih cepat daripada pembakaran konvensional di lokasi (in-situ). Emisi jelaga turun sebesar 40 persen. Dr. Elaine Oran dari Texas A&M University mengatakan bahwa pendekatan ini menarik lebih banyak oksigen untuk menciptakan pembakaran yang lebih panas dan efisien. Ia mencatat bahwa pusaran api harus beroperasi dalam kondisi yang terbatas untuk mencapai kinerja puncak. Penelitian ini didukung oleh Bureau of Safety and Environmental Enforcement. Para peneliti bertujuan untuk mengembangkan sistem portabel yang dapat menghasilkan pusaran api sesuai kebutuhan saat terjadi tumpahan di masa depan.

Artikel Terkait

A 70-foot geyser of toxic oilfield wastewater erupted from a pipeline near Loving, New Mexico, last Tuesday evening. The spill at a site operated by NGL Energy Partners sent produced water across a highway and into a drainage ditch. Witnesses and officials responded quickly to contain the release.

Dilaporkan oleh AI

Researchers have found a way to alter the direction of energy flow in turbulence, challenging a theory established in 1941. The work, conducted at the University of Pittsburgh with Italian collaborators, was published in Science Advances in 2025.

Petróleos Mexicanos ruled out a fire at the Olmeca refinery in Dos Bocas after reports of smoke and flames early Saturday. The company explained it was a controlled flash flame during maintenance work on storage tanks.

Dilaporkan oleh AI

The Environmental Protection Agency proposed on March 20, 2026, to shift how it regulates pyrolysis plants used in plastic recycling. The change would move oversight from strict incinerator rules to broader factory standards. Environmental groups warn it could increase toxic emissions near vulnerable communities.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak