Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengonfirmasi bahwa banjir akibat hujan deras pada Minggu, 18 Januari 2026, telah surut sepenuhnya pada Senin pagi. Genangan air yang sempat mengenai 48 RT dan 29 ruas jalan kini telah hilang, berkat upaya koordinasi berbagai instansi dan masyarakat.
Hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta dan sekitarnya pada Minggu, 18 Januari 2026, memicu banjir di beberapa wilayah ibu kota. Menurut BPBD DKI Jakarta, banjir sempat menggenangi 48 RT dan 29 ruas jalan pada siang hari. Hingga pukul 18.00 WIB, di Jakarta Utara saja tercatat empat RT dan 12 ruas jalan terendam dengan ketinggian air 10-50 cm, termasuk di Kelurahan Pademangan Barat, Tanjung Priok, dan Kapuk Muara. Pada pukul 20.00 WIB, jumlah RT yang terdampak menurun menjadi 37, tersebar di Jakarta Barat (19 RT, 10-50 cm), Jakarta Timur (11 RT, 60-80 cm), Jakarta Utara (empat RT, 25-30 cm), dan Jakarta Selatan (tiga RT, 30 cm). Wilayah terparah termasuk Kelurahan Kedaung Kali Angke di Jakarta Barat dan Cawang di Jakarta Timur.
Beberapa warga mengungsi, seperti di Kelurahan Tegal Alur (12 KK atau 29 jiwa) dan Kamal (lima KK atau 22 jiwa) di Jakarta Barat, serta Rawa Terate (35 KK atau 105 jiwa) di Jakarta Timur. Satuan Brimob Polda Metro Jaya mengerahkan Tim SAR Batalyon B Pelopor untuk evakuasi di Jalan Rawa Teratai, RT 10/RW 05, Kelurahan Rawa Terate, Cakung. "Personel Brimob membantu warga mengevakuasi diri serta mengamankan dokumen penting dan barang berharga dari rumah yang terendam," ujar Komandan Satuan Polda Metro Jaya, Kombes Pol Henik Maryanto.
Penanganan banjir melibatkan BPBD, Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat, Satpol PP, dan PPSU, dengan peralatan seperti pompa portabel untuk menyedot air. Masyarakat setempat, termasuk RT/RW dan tokoh masyarakat, juga turut membantu. "Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, pada Minggu malam.
Pada Senin, 19 Januari 2026, pukul 07.00 WIB, Yohan mengonfirmasi, "Seluruh genangan di DKI Jakarta sudah surut." BPBD mengimbau warga tetap waspada dan menghubungi 112 untuk darurat.