Dr Any Setianingrum dari Universitas YARSI mempresentasikan makalah tentang redistribusi sebagai tata kelola ekonomi Islam pada konferensi SASE 2026 di Prancis.
Makalah berjudul Redistribution as Governance: An Islamic Framework for Sustainable Public Treasury menawarkan arsitektur keuangan yang mengoptimalkan aset produktif, zakat, dan wakaf. Model ini bertujuan mengurangi ketergantungan negara pada utang.
Any menekankan bahwa redistribusi harus menjadi indikator utama tata kelola, bukan sekadar kegiatan sosial. Ia juga menyarankan pemanfaatan kecerdasan buatan untuk meningkatkan transparansi dan mendeteksi korupsi.
Konferensi SASE 2026 di Prancis diikuti akademisi dari lebih dari 50 negara. Hanya 45 persen makalah yang lolos seleksi, termasuk dari Universitas YARSI, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan Institut Teknologi Bandung.