Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Universitas Indonesia menggelar seminar nasional untuk membahas tantangan pemberdayaan masyarakat dalam menghadapi middle-income trap.
Seminar berjudul “Tantangan Pemberdayaan Masyarakat Menghadapi Middle-Income Trap di Indonesia” berlangsung di Balai Sidang Kampus UI, Depok, pada Rabu, 20 Mei 2026. Sekitar 300 peserta dari 44 kementerian, lembaga, dan perguruan tinggi hadir untuk merumuskan rekomendasi kebijakan.
Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi UI Hamdi Muluk menekankan peran universitas dalam mendukung perumusan kebijakan pemerintah. Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu Abdul Haris menyampaikan data pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61 persen pada triwulan pertama.
Haris juga mencatat penurunan upah riil pekerja rata-rata 1,1 persen per tahun antara 2018 hingga 2024. Ia menyoroti kesenjangan antara riset dan kebijakan serta pentingnya investasi struktural.
Forum ini selaras dengan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 dan Undang-Undang Nomor 59 Tahun 2024 tentang RPJPN 2025–2045. Peserta berharap hasil diskusi mendorong koordinasi lintas sektor menuju Indonesia Emas 2045.