KPK ingatkan kepala daerah pengadaan mobil dinas harus sesuai kebutuhan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan seluruh kepala daerah di Indonesia agar pengadaan mobil dinas dilakukan sesuai kebutuhan dan kegunaan. Peringatan ini disampaikan setelah isu pengadaan mobil dinas Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud senilai Rp8,5 miliar yang akhirnya dibatalkan. KPK menekankan pentingnya memeriksa ketersediaan kendaraan sebelumnya dan memprioritaskan belanja negara.

Jakarta, 3 Maret 2026 – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan peringatan kepada seluruh kepala daerah di Indonesia terkait pengadaan mobil dinas (mobdin). Pernyataan ini muncul pasca ramainya isu pengadaan mobil dinas untuk Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud senilai Rp8,5 miliar, yang kemudian dibatalkan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan kepada jurnalis di Jakarta bahwa pengadaan barang dan jasa harus direncanakan dengan baik. “Dalam konteks pengadaan barang dan jasa, itu harus betul-betul direncanakan sesuai dengan kebutuhan,” ujarnya pada Selasa (3/3).

Budi juga mengingatkan agar kepala daerah memeriksa ketersediaan mobil dinas yang sudah ada sebelum membeli yang baru. “Ketika beli kendaraan dinas atau kendaraan operasional, tentu juga harus melihat apakah sebelumnya sudah ada atau belum? Ada yang sudah bisa dimanfaatkan atau belum? Dan dalam konteks belanja negara baik pemerintah pusat maupun daerah tentu juga ada skala prioritas di situ,” tambahnya.

KPK menilai pembatalan pengadaan tersebut tidak lepas dari peran masyarakat dalam memantau proses pemerintahan. “Ini tentu menjadi salah satu kontribusi masyarakat juga untuk bisa memantau dan mengawal bagaimana suatu proses pemerintahan,” kata Budi. Ia juga memuji Rudy Mas’ud karena telah mendengarkan suara rakyat, baik secara langsung maupun di ruang publik.

Sebelumnya, Rudy Mas’ud menyatakan bahwa pengadaan mobil tersebut dimaksudkan untuk menjaga muruah Kalimantan Timur dan sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri). Pada kesempatan lain, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengatakan partainya telah mengingatkan Rudy, sebagai kader, untuk lebih mendengarkan suara masyarakat di tengah upaya efisiensi.

Pada 1 Maret 2026, Rudy Mas’ud secara resmi memutuskan mengembalikan mobil dinas baru yang dibeli dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025.

Artikel Terkait

KPK officers escort 13 suspects, including Cilacap Regent, to Jakarta headquarters after bribery raid.
Gambar dihasilkan oleh AI

KPK brings 13 people linked to Cilacap regent OTT to Jakarta

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Indonesia's Corruption Eradication Commission (KPK) transported 13 out of 27 individuals secured in a raid on Cilacap Regent Syamsul Auliya Rachman to Jakarta for further questioning. They arrived at the KPK headquarters early Saturday after departing Cilacap Friday night. The case involves alleged bribery related to projects in Cilacap Regency.

East kalimantan governor rudy mas'ud has decided to return a new official vehicle worth rp 8.49 billion purchased under the 2025 revised regional budget. The move follows social media controversy and consultations with state oversight bodies. The vehicle has not been used and will be returned to the supplier.

Dilaporkan oleh AI

Indonesia's Corruption Eradication Commission (KPK) is investigating former West Java Governor Ridwan Kamil's activities, including exchanges of billions of rupiah into foreign currencies, linked to alleged corruption in advertisement procurement at Bank BJB. The probe covers his domestic and overseas engagements, communications with bank officials, and funding sources. The case has already ensnared five suspects, with estimated state losses of Rp222 billion.

Indonesia's Corruption Eradication Commission (KPK) has commended President Prabowo Subianto and Vice President Gibran Rakabuming Raka for submitting their 2025 periodic state organizers' wealth reports (LHKPN) on time, following a reporting period that saw initially low compliance rates. KPK spokesperson Budi Prasetyo announced this on April 1, 2026, in Jakarta.

Dilaporkan oleh AI

Polda Metro Jaya has detained two former employees of the Ministry of Agriculture suspected in a Rp5.94 billion corruption case involving travel funds. The arrests took place in South Sumatra on March 9 and 10, 2026. The case originated from a complaint by the ministry accompanied by a BPKP audit.

Indonesia's Corruption Eradication Commission (KPK) has named Tulungagung Regent Gatut Sunu Wibowo and his aide Dwi Yoga Ambal as suspects in an alleged corruption extortion case in Tulungagung Regency, East Java, following a sting operation. KPK Enforcement Deputy Asep Guntur Rahayu said the designation was based on sufficient evidence. The suspects are detained from April 11 to 30, 2026.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak