Larva lalat danau bertahan hidup di kedalaman ekstrem Danau Malawi

Larva lalat danau Chaoborus edulis di Danau Malawi melakukan penyelaman harian hingga lebih dari 200 meter untuk menghindari predator. Kantong udara mereka, yang diperkuat dengan protein elastis resilin, mampu menahan tekanan setara dengan kedalaman air lebih dari 400 meter.

Miliaran larva ini bermigrasi secara vertikal setiap hari. Mereka turun ke zona rendah oksigen pada siang hari dan naik pada malam hari untuk mencari makan, melewati kawanan ikan predator.

Peneliti University of British Columbia, Philip Matthews dan Evan McKenzie, melacak pergerakan tersebut dengan sistem sonar dasar danau. Pemeriksaan mengungkapkan dua pasang kantong udara yang berfungsi layaknya tangki pemberat kapal selam. Larva menyesuaikan volume kantong dengan mengubah kadar pH di dinding yang mengandung resilin.

Uji ruang bertekanan menunjukkan bahwa kantong tersebut tetap utuh pada kekuatan yang jauh melebihi jangkauan normal larva. Temuan ini mempertanyakan pandangan lama bahwa tekanan air saja yang mencegah serangga mengolonisasi samudra lepas.

Penelitian ini mendapatkan dukungan dari hibah Natural Sciences and Engineering Research Council of Canada. Hasil penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Science.

Artikel Terkait

Realistic close-up of a vibrant Heliconius butterfly on a leaf in a rainforest, symbolizing longevity.
Gambar dihasilkan oleh AI

Study finds some tropical Heliconius butterflies can live nearly a year and show slower physical decline

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

A University of Bristol-led study reports that some Heliconius butterflies are among the longest-lived butterflies documented, with one individual recorded living 348 days, and that at least one species shows little measurable loss of muscle performance with age.

Researchers have equipped remotely controlled cockroaches with tiny diving suits that let them operate underwater for up to three hours. The development could expand the use of cyborg insects in search-and-rescue missions and space exploration.

Dilaporkan oleh AI

Newly examined fossils indicate that the earliest four-limbed vertebrates developed directly into adults without a larval phase featuring external gills.

Researchers at Lund University have mapped nearly the entire genome of a carnivorous banana fly using a museum specimen. The species Drosophila enhydrobia has not been seen in the wild since 1981.

Dilaporkan oleh AI

Artificial streetlights are causing thousands of woodlice to form large circular "death spirals" in northern Israel. The behavior was documented by researchers from The Hebrew University of Jerusalem. It marks the first known instance of such collective movement in these ground-dwelling isopods.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak