Fosil menunjukkan tetrapoda awal tidak memiliki tahap berudu

Fosil yang baru diteliti menunjukkan bahwa vertebrata berkaki empat paling awal berkembang langsung menjadi dewasa tanpa fase larva yang memiliki insang eksternal.

Sebuah studi terhadap spesimen berusia 300 juta tahun dari situs Mazon Creek di Illinois mengungkapkan bahwa embolomere, predator akuatik besar dari Periode Karbon, menetas dengan fitur seperti hewan dewasa.

Peneliti Jason Pardo dan Arjan Mann di Field Museum menganalisis dua bayi embolomere berukuran 2 sentimeter yang terawetkan dengan baik. Fosil-fosil ini menunjukkan adanya kantung kuning telur eksternal dan tidak memiliki insang eksternal, berbeda dari amfibi modern.

“Absennya insang eksternal selama perkembangan awal pada hewan-hewan ini adalah bukti kunci,” kata Pardo. Temuan ini menantang pandangan lama bahwa metamorfosis menjembatani transisi dari air ke darat.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Science ini juga meneliti tetrapoda awal lainnya dari periode dan lokasi yang sama, dan tidak menemukan bukti adanya tahap seperti berudu. John Long dari Flinders University mencatat bahwa hal ini menunjukkan para penjelajah daratan awal tidak memerlukan fase tersebut.

Artikel Terkait

A 250-million-year-old fossil egg containing a Lystrosaurus embryo has provided the first direct evidence that mammal ancestors laid eggs. Discovered in South Africa, the find resolves a decades-old question about early mammalian reproduction following the End-Permian extinction. Researchers used advanced imaging to reveal the embryo's pre-hatching stage inside a soft-shelled egg.

Dilaporkan oleh AI

A new study shows millipedes colonized land nearly 460 million years ago. The research completes the evolutionary tree for all living millipede orders. It was published in Current Biology in 2026.

Researchers have uncovered evidence that octopuses from the Late Cretaceous period, around 100 million years ago, grew to lengths of nearly 20 meters and hunted as top predators. The findings, based on well-preserved fossil jaws from Japan and Vancouver Island, challenge previous views of early octopus evolution. Professor Yasuhiro Iba of Hokkaido University led the study, published in Science on April 23.

Dilaporkan oleh AI

Researchers have identified a 500-million-year-old fossil from Utah as Megachelicerax cousteaui, the earliest known chelicerate and relative of spiders, scorpions and horseshoe crabs. The discovery, detailed in a Nature study, extends the group's evolutionary history by 20 million years to the Cambrian period. A tiny claw uncovered during preparation confirmed its significance.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak