Teleskop Roman NASA diperkirakan akan menemukan 100.000 eksoplanet

Teleskop Luar Angkasa Nancy Grace Roman milik NASA diperkirakan akan menemukan sekitar 100.000 eksoplanet yang sebelumnya tidak diketahui. Hal ini akan menandai peningkatan besar dari hampir 6.300 dunia yang telah diidentifikasi sejauh ini. Misi tersebut akan menyurvei wilayah jauh di Bima Sakti menggunakan metode transit dan pelensaan mikro.

Para ilmuwan di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard milik NASA mengatakan bahwa teleskop ini akan memantau ratusan juta bintang di tonjolan galaksi. Teleskop ini akan mencari area yang jauh melampaui beberapa ribu tahun cahaya tempat sebagian besar eksoplanet yang diketahui saat ini ditemukan. Elisa Quintana mencatat bahwa upaya ini akan mencakup lingkungan galaksi yang berbeda untuk mempelajari bagaimana pembentukan planet bervariasi di seluruh Bima Sakti.

Artikel Terkait

Teleskop Ruang Angkasa Nancy Grace Roman milik NASA yang akan datang dapat mendeteksi puluhan bintang neutron terisolasi di Bima Sakti melalui mikrolensa gravitasi. Sebuah studi baru menunjukkan bahwa observatorium tersebut dapat mengukur massa objek-objek yang sebelumnya tidak terlihat ini. Para peneliti memperkirakan misi ini akan menyediakan sampel besar pertama dari bintang-bintang tersebut yang dideteksi semata-mata oleh efek gravitasi mereka.

Dilaporkan oleh AI

NASA telah menetapkan 30 Agustus 2026 sebagai tanggal peluncuran Teleskop Luar Angkasa Nancy Grace Roman, mempercepat jadwal delapan bulan dari rencana sebelumnya.

Untuk pertama kalinya, para astronom telah menemukan atmosfer yang menyelimuti eksoplanet berbatu beriklim sedang yang berpotensi mendukung kehidupan. Planet tersebut, LHS 1140b, terletak sekitar 50 tahun cahaya dari Bumi.

Dilaporkan oleh AI

Teleskop Ruang Angkasa Sinar Gamma Fermi milik NASA telah mendeteksi sinyal sinar gamma dari supernova superluminus SN 2017egm, yang memberikan bukti bahwa ledakan tersebut ditenagai oleh magnetar yang berputar cepat. Penemuan ini menandai deteksi sinar gamma pertama yang terkonfirmasi dari ledakan bintang yang begitu ekstrem. Temuan ini telah dipublikasikan dalam jurnal Astronomy & Astrophysics.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak