Teleskop Euclid temukan 31 kuasar kuno dari alam semesta awal

Para astronom yang menggunakan teleskop ruang angkasa Euclid telah mengidentifikasi 31 kuasar tertua yang pernah diketahui, termasuk dua yang paling awal terdeteksi. Objek-objek ini berasal dari masa ketika alam semesta baru berusia sekitar 670 juta tahun.

Temuan yang dipublikasikan dalam Astronomy & Astrophysics ini mencakup 14 kuasar dengan pergeseran merah (redshift) sebesar 7 atau lebih. Dua yang tertua memiliki pergeseran merah 7,69 dan 7,77, melampaui rekor sebelumnya. Rekan penulis Joseph Hennawi dari UC Santa Barbara dan Leiden University mencatat bahwa lubang hitam supermasif ini, yang memiliki massa miliaran kali lipat massa Matahari, sudah ada ketika alam semesta masih dalam tahap awal. Penulis utama Daming Yang, seorang mahasiswa doktoral di Leiden University, menyoroti tantangan dalam mendeteksi objek sejauh itu di antara bintang-bintang di Bima Sakti. Teleskop Euclid milik European Space Agency, yang diluncurkan pada tahun 2023, memungkinkan penemuan ini melalui survei luas dan mendalam di atas atmosfer Bumi. Para peneliti mengonfirmasi banyak dari kuasar tersebut menggunakan teleskop Keck dan berencana melakukan studi lebih lanjut dengan James Webb Space Telescope serta Atacama Large Millimeter Array. Tim tersebut bertujuan untuk menemukan kuasar pertama di luar pergeseran merah 8, yang akan berasal dari kurun waktu 630 juta tahun pertama alam semesta.

Artikel Terkait

An international research project with CONICET participation observed the formation of massive early universe galaxies in unprecedented detail using the James Webb Telescope.

Dilaporkan oleh AI

NASA’s Nancy Grace Roman Space Telescope is expected to discover around 100000 previously unknown exoplanets. This would mark a major increase from the nearly 6300 worlds identified so far. The mission will survey distant regions of the Milky Way using transit and microlensing methods.

Astronomers have confirmed four white dwarf stars previously hidden in binary systems within 65 light-years of Earth. One system, located just 25 light-years away, ranks as the ninth closest known white dwarf to the Sun.

Dilaporkan oleh AI

An international team of astronomers has determined that the Milky Way's star-forming disk ends around 35,000 to 40,000 light-years from the galactic center. Using stellar age mapping, they found a U-shaped pattern where star formation drops sharply beyond this boundary. Stars farther out are mostly older migrants drifting from inner regions.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak