Mobil baru langka di CES 2026 di Las Vegas

Di Consumer Electronics Show 2026 di Las Vegas, mobil baru secara mencolok absen, menandakan pergeseran fokus industri. Kelangkaan ini berasal dari perubahan teknologi dan geografis dunia otomotif menuju China. Ini menandai perubahan dari tahun-tahun sebelumnya ketika pembuat mobil mendominasi acara tersebut.

Consumer Electronics Show (CES) selama ini menjadi tempat utama bagi pembuat mobil untuk mengungkap inovasi, tetapi edisi 2026 di Las Vegas hanya menampilkan sedikit mobil baru. Artikel Wired yang diterbitkan pada 10 Januari 2026 menyoroti tren ini, mengaitkannya dengan perubahan lanskap industri. Bertahun-tahun sebelumnya, seorang eksekutif senior Mercedes menyebut CES sebagai “pameran mobil terpenting kedua di dunia setelah Detroit.” Pengakuan ini, yang dibuat sebelum ledakan kendaraan listrik (EV), menggarisbawahi peran yang semakin besar dari acara Las Vegas saat pembuat mobil semakin mengintegrasikan teknologi ke dalam pameran mereka. CES berkembang menjadi pameran teknologi terbesar di dunia, dengan mobil memainkan peran sentral. Namun, tahun ini, kendaraan hampir sepenuhnya absen. Artikel tersebut menunjuk ke China sebagai pusat baru kemajuan otomotif, baik dalam teknologi maupun produksi. Pergeseran ini telah mengurangi prominensi CES untuk peluncuran mobil, mengalihkan perhatian ke perkembangan di pasar Asia. Ketidakhadiran ini mencerminkan dinamika industri yang lebih luas, di mana inovasi EV dan evolusi rantai pasok terkonsentrasi di tempat lain. Meskipun CES tetap vital untuk teknologi konsumen, jejak otomotifnya telah menyusut secara signifikan.

Artikel Terkait

Dramatic photo of Honda's Ohio EV factory with cancelled prototypes and financial loss charts amid EV market downturn.
Gambar dihasilkan oleh AI

Honda cancels three North American EV models amid EV downturn, forecasts up to ¥690 billion FY2025 loss

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Honda Motor Co. announced on March 12, 2026, the cancellation of three electric vehicles—the Honda 0 SUV, Honda 0 sedan, and Acura RSX—planned for production at its Ohio EV Hub, due to US policy shifts, tariffs, weak demand, and Chinese competition. The company revised its fiscal 2025 outlook to a net loss of 420-690 billion yen from a prior profit estimate, warning of a ¥2.5 trillion impairment charge.

Chinese manufacturers dominated the Beijing Auto Show 2026, the largest in automotive history, unveiling a wave of new energy vehicles (NEV). Brands like BYD, Geely, and Great Wall Motors showcased advanced electric and hybrid models, several confirmed for Chile. The event underscores China's global lead in electrification.

Dilaporkan oleh AI

The 2026 Beijing Auto Show drew 65,000 overseas visitors and highlighted China's surging vehicle exports. China shipped 2.226 million vehicles in the first quarter of 2026, a 56.7 percent increase from a year earlier. Industry figures say the country is now exporting an entire intelligent mobility ecosystem.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak