Pria New Mexico terima kesepakatan pengakuan bersalah atas pembunuhan teman sekamar tahun 2025

David Degroat telah menyetujui kesepakatan pengakuan bersalah yang menurunkan dakwaan pembunuhan tingkat pertama menjadi pembunuhan tingkat kedua terkait kasus pembunuhan teman sekamarnya, Matthew McLaughlin, pada tahun 2025. Jaksa menyatakan bahwa Degroat dan Rainor Joiner, yang keduanya merupakan mantan tentara, telah menyergap dan membunuh McLaughlin sebelum memutilasi tubuhnya.

Degroat, yang saat itu berusia 22 tahun, mencapai kesepakatan dengan jaksa wilayah Taos County untuk menghindari potensi hukuman seumur hidup. Berdasarkan kesepakatan tersebut, ia menghadapi hukuman sekitar 30 tahun penjara jika disetujui.

Korban, veteran Angkatan Darat AS berusia 25 tahun, Matthew McLaughlin, menghilang pada 31 Juli 2025. Jasadnya kemudian ditemukan di sepanjang U.S. 64 dekat Tres Piedras setelah Joiner menunjukkan lokasi-lokasi tersebut kepada petugas.

Joiner dijadwalkan akan menjalani persidangan pada bulan Desember. Pengakuan bersalah Degroat diperkirakan akan difinalisasi pada awal Agustus.

Ibu McLaughlin, Rebecca McLaughlin, mengungkapkan perasaan campur aduk mengenai kesepakatan tersebut, seraya mencatat bahwa hal itu menghilangkan risiko banding namun dapat mengakibatkan masa hukuman penjara yang lebih singkat dibandingkan dengan dakwaan pembunuhan tingkat pertama.

Artikel Terkait

A 74-year-old Montana man received a prison sentence of 15 years and six months this week for the September 2025 killings of his wife, stepson and the stepson's girlfriend.

Dilaporkan oleh AI

Two 21-year-olds face second-degree murder charges after police say they killed a former soldier near Tacoma and dumped his body outside a military base.

Jordan Hanson, 24, pleaded guilty to second-degree murder and received a 15-year prison sentence for fatally shooting her boyfriend in Hallock, Minnesota.

Dilaporkan oleh AI

A 53-year-old Missouri man is in custody on charges of first-degree murder after authorities say he killed his roommate and hid the body in a plastic barrel dumped in a river.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak