Ocean River Institute mempromosikan rumput alami sebagai cara untuk memerangi perubahan iklim dengan menghemat air, mendukung penyerbuk, dan menangkap karbon. Rob Moir, presiden institut, menyoroti bagaimana praktik ini dapat mengurangi kerusakan lingkungan dari perawatan rumput tradisional. Inisiatif ini mendorong komunitas untuk berjanji mengelola tanah yang lebih sehat.
Dalam episode podcast baru-baru ini, Rob Moir, Ph.D., presiden dan direktur eksekutif Ocean River Institute yang berbasis di Cambridge, Massachusetts, membahas manfaat beralih ke rumput alami. Institut ini berfokus pada kerja sama dengan pemilik rumput residensial untuk memulihkan daerah pesisir dan mengurangi dampak perubahan iklim terhadap ekosistem yang rusak. Rumput tradisional di Amerika Serikat mengonsumsi antara 30% hingga 60% dari penggunaan air residensial, menurut episode tersebut. Mereka sering bergantung pada praktik intensif kimia, termasuk Roundup, yang mengandung glifosat yang merusak jamur di tanah dan penyerbuk lokal, serta pupuk nitrogen cepat bertindak. Rumput alami, sebaliknya, menghilangkan bahan kimia ini, yang telah dikaitkan dengan masalah kesehatan seperti kanker, diabetes, dan penyakit Alzheimer. Mereka juga mengurangi polusi air lokal dan menyediakan habitat yang lebih baik bagi penyerbuk sambil menyimpan karbon jauh lebih banyak daripada rumput yang dipupuk, berfungsi sebagai penyerap karbon. Ocean River Institute sedang merekrut komunitas di seluruh Massachusetts, kota demi kota, untuk Tantangan Pemulihan Iklim melalui Tanah Sehat. Peserta berjanji untuk mengadopsi praktik rumput alami. Program ini terbuka untuk siapa saja, terlepas dari lokasi, untuk belajar tentang alternatif berkelanjutan. Informasi lebih lanjut tersedia di www.oceanriver.org. Moir telah menulis secara ekstensif tentang topik iklim dan lingkungan, termasuk artikel tentang Teruskan Barat Laut, interaksi darat-air yang membentuk iklim, dan pengelolaan air hujan. Episode ini, yang tayang perdana pada 30 Mei 2022, berfungsi sebagai panduan untuk perencanaan halaman musim semi di tengah kekhawatiran iklim yang berkelanjutan.