Pria di Oregon divonis 22 tahun penjara atas penyerangan di rumah seorang ibu

Judson Defir, 43 tahun, dijatuhi hukuman 22 tahun penjara setelah mengaku bersalah atas kekerasan seksual dan tidak membantah dakwaan penculikan serta percobaan pemerkosaan dalam serangan bulan Maret terhadap seorang ibu yang sedang menggendong bayinya yang berusia 10 bulan di dalam rumah mereka di Portland.

Peristiwa itu terjadi di kawasan South Tabor, Portland, saat suami korban sedang bekerja di halaman rumah. Defir memasuki rumah tanpa diundang, berkata "sayang, aku sudah sampai," dan memaksa wanita itu menyeberangi lorong menuju kamar tidur sementara wanita tersebut tetap menggendong bayinya.

Jaksa Wilayah Multnomah County, Nathan Vasquez, menggambarkan peristiwa tersebut saat sidang putusan pekan lalu sebagai "skenario mimpi buruk dalam segala aspek." Sebelumnya, Defir juga sempat menyentuh seorang wanita di gereja terdekat dan mencengkeram dua wanita lainnya di jalan beberapa menit sebelumnya.

Defir mengatakan kepada pengadilan bahwa ia telah mengonsumsi metamfetamin sebelum melakukan penyerangan tersebut. Pengacaranya, Elizabeth Wolozin, mengatakan bahwa insiden itu "sangat mengerikan dan menjadi peringatan keras baginya," serta menyatakan bahwa kliennya kini termotivasi untuk menjauhi narkoba.

"Saya berharap bisa mengubah masa lalu, tapi saya tidak bisa," ujar Defir. "Saya hanya bisa mengubah masa depan dan berbuat lebih baik di masa depan."

Artikel Terkait

German Zamora Valdez Jr. faces multiple felony charges after a woman escaped a three-day ordeal involving repeated beatings and strangulation in Idaho.

Dilaporkan oleh AI

A 36-year-old California man received a sentence of 25 years to life in prison for the murder of his 8-month-old daughter. The sentencing follows a jury conviction earlier this year.

An Oregon woman has been charged with three counts of attempted first-degree murder after allegedly trying to kill herself and her three young children with carbon monoxide in a car at their Keizer home.

Dilaporkan oleh AI

A 28-year-old California man received a sentence of life in prison without parole plus 35 years for the torture and murder of his 23-month-old son.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak