Presiden Prabowo Subianto meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru di Jakarta pada Selasa (4/11), setelah menaiki KRL dari Stasiun Manggarai. Ia memuji layanan kereta api Indonesia yang setara dengan Eropa dan memberikan instruksi kepada PT KAI untuk meningkatkan keamanan serta memperluas jaringan rel. Acara ini juga melibatkan tinjauan gerbong khusus bagi petani dan pedagang.
Presiden Prabowo Subianto tiba di Stasiun Manggarai sekitar pukul 10.50 WIB, mengenakan setelan safari krem, didampingi Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, dan pejabat lainnya. Ia meninjau gerbong khusus petani dan pedagang berwarna hijau, yang dirancang lebih longgar untuk barang dagangan dengan kursi saling berhadapan tanpa pegangan tengah. Bobby Rasyidin menjelaskan, "Kemudian nanti kita hanya charge hanya penumpang Pak, jadi barangnya tidak kita charge." PT KAI berencana meluncurkan layanan ini di jalur Rangkasbitung-Merak bulan ini, dengan delapan unit kereta, operasional pagi dan sore, serta subsidi tarif untuk mendukung distribusi pangan.
Prabowo kemudian menaiki KRL menuju Stasiun Tanah Abang, tiba pukul 11.18 WIB setelah melintasi lima stasiun. Disambut Menteri Koordinator Agus Harimurti Yudhoyono, Gubernur DKI Pramono Anung, dan lainnya, ia meresmikan stasiun yang dipugar sejak groundbreaking 30 April 2023 dan mulai operasi Februari 2025. Fasilitas baru mencakup fasad modern, ornamen oval di lantai dua, dan lajur pejalan kaki bebas gangguan pedagang kaki lima.
Dalam pidato, Prabowo mengapresiasi KAI yang melayani 486 juta penumpang per tahun. "Hari ini kita berkumpul di salah satu stasiun bersejarah di Indonesia untuk meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru," katanya. Ia memuji layanan KRL sebagai nyaman dan setara Eropa, berdasarkan pengalamannya berbincang dengan penumpang: "Sering nggak naik kereta? Sering. Bagus nggak? Bagus, Pak. Dulu padat sekali, sekarang agak lumayan, nyaman." Prabowo juga menyatakan, "Saya langlang buana di Eropa waktu muda. Kereta api, kereta api, kereta api. Ini tidak kalah."
Ia menginstruksikan KAI menjaga keamanan rel, bangun pintu lintasan untuk cegah kecelakaan, dan rawat stasiun agar bersih. "Jaga kebersihan ya, rel-rel kereta api dijaga. Keamanan, keselamatan, pintu-pintu lintasan harus segera dibangun. Tidak boleh ada kecelakaan lagi," pesannya. Selain itu, tambah 30 rangkaian KRL Jabodetabek dalam setahun, serta rencana rel baru di Kalimantan, Sumatra, Sulawesi, dan Jawa untuk angkut penumpang dan barang, kurangi ketergantungan truk guna hemat BBM dan perbaiki jalan.