Deserted Kertajati Airport in West Java: empty runways, locals picnicking nearby, hajj pilgrim buses approaching, symbolizing financial burden.
Deserted Kertajati Airport in West Java: empty runways, locals picnicking nearby, hajj pilgrim buses approaching, symbolizing financial burden.
Gambar dihasilkan oleh AI

Bandara Kertajati sepi bebani anggaran Jabar Rp 100 miliar per tahun

Gambar dihasilkan oleh AI

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka dinilai membebani keuangan provinsi hingga Rp 100 miliar per tahun karena minimnya aktivitas penerbangan. Gubernur Dedi Mulyadi mengkritik pembiayaan yang tidak menghasilkan, sementara warga lokal justru memanfaatkan sepinya bandara untuk rekreasi. Komisi V DPRD Jabar juga menyoroti potensi kelelahan jamaah haji akibat perjalanan darat yang panjang.

Pada Rabu (7/1/2026), suasana Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka terlihat sepi tanpa aktivitas penerbangan. Hanya dua penerbangan seminggu, yaitu setiap Selasa dan Sabtu ke Singapura oleh Scoot, yang melayani rute tersebut. Halaman parkir kosong, kecuali rombongan warga yang berekreasi dengan menggelar tikar dan makan bersama.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, atau KDM, menyatakan kekesalannya atas beban anggaran provinsi. "Beban utang kita tinggi. Satu dana PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional), kedua membiayai Kertajati, kita ngebiayaain terus, hasilnya gak ada," katanya dalam video YouTube-nya. Ia menambahkan, "Kita membiayai sesuatu yang tidak menghasilkan apa pun, gitu lho. Padahal lembaga bisnis itu, lembaga penerbangan bisnis." KDM bahkan bertanya kepada Kepala Bappeda Jabar apakah pembiayaan bisa dihentikan sementara, mengingat tidak ada hasilnya.

Warga lokal memanfaatkan sepinya bandara untuk hiburan. Tasipin (37), warga Desa Wanasari, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, melakukan live TikTok sambil bernyanyi dangdut bersama keluarga. "Ya refreshing ke sini, hiburan, ngilangin sumpek daripada di rumah. Di sini kan sepi, nggak ramai, jadi nyaman buat aktivitas sama keluarga. Sejuk juga, tempatnya enak," ujarnya. Tak jauh dari situ, sekelompok ibu-ibu seperti Mimi Mpit (44) dari Desa Juntikedokan, Kecamatan Juntinyuat, Indramayu, menggelar syukuran dengan tetangga menggunakan odong-odong. "Ke sini dalam rangka syukuran, jalan-jalan sama keluarga dan tetangga. Mau makan-makan," katanya. Pengelola bandara membolehkan aktivitas di area parkir dan lantai dasar, termasuk toilet dan mushola yang tetap terang.

Di dalam, lobi sepi dengan gerai makanan tutup, hanya minimarket yang buka. Ruangan dalam gelap karena minim penerangan. Sementara itu, Anggota Komisi V DPRD Jabar Hasbullah Rahmat, saat peninjauan pada hari yang sama, khawatir jamaah haji lelah menempuh lebih dari satu jam dari Asrama Haji Indramayu ke bandara. "Karena dari Asrama Haji di Kabupaten Indramayu ke Bandara Kertajati di Majalengka itu kan memerlukan waktu 1 jam lebih, jadi memang memerlukan skenario jalur agar jamaah haji tidak lelah di jalan," ujarnya. Meski infrastruktur bandara matang dengan runway 3.000 meter panjang dan 60 meter lebar, siap untuk pesawat wide body haji 2026, manajemen waktu jalur darat menjadi kunci.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan atas efisiensi bandara termegah di Jawa Barat ini.

Artikel Terkait

Launch ceremony of the new affordable Transjabodetabek SH2 bus route from Blok M to Soekarno-Hatta Airport, featuring officials and passengers at the terminal.
Gambar dihasilkan oleh AI

DKI luncurkan rute baru Transjabodetabek Blok M-Soetta

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi meluncurkan rute baru Transjabodetabek SH2 dari Blok M ke Bandara Soekarno-Hatta pada 12 Maret 2026. Rute ini beroperasi dengan tarif tetap Rp3.500 selama tiga bulan pertama. Layanan ini diharapkan mengurangi kemacetan dan menjadi alternatif transportasi murah ke bandara.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berencana menghentikan setoran modal tahunan Rp100 miliar untuk Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati karena belum menghasilkan keuntungan. Pengelola bandara, InJourney Airports, menegaskan bahwa dana tersebut masih diperlukan untuk menjaga operasional, keamanan, dan keselamatan. Mereka memperingatkan penurunan layanan jika pendanaan dihentikan.

Dilaporkan oleh AI

Genangan air masih membanjiri ruas Tol Sedyatmo menuju Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa, 13 Januari 2026, akibat luapan Kali Perancis. Arus lalu lintas tersendat di off ramp Rawa Bokor KM 31+000, meskipun petugas terus menangani banjir tersebut. Dampak juga terasa di Tol Dalam Kota, dengan ketinggian air 10-15 sentimeter.

Direktur Utama InJourney Indonesia, Maya Watono, memperkirakan jumlah penumpang pesawat selama mudik Lebaran 2026 mencapai 9 juta orang di 35 bandara yang dikelola perusahaan. Prediksi ini menunjukkan peningkatan sekitar 2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. InJourney menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk mengelola lonjakan tersebut.

Dilaporkan oleh AI

Jomo Kenyatta International Airport's Terminal 1E is set to close to allow expansion of Terminal 1D. Private cars will be barred from the main terminal area, with drop-offs and pickups redirected to near the long-term car park. This initial phase aims to ease pressure and boost capacity to 12 million passengers annually.

Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho memprediksi puncak arus balik gelombang kedua Idul Fitri terjadi pada Sabtu (28/3/2026). Pihaknya menyiapkan opsi rekayasa lalu lintas hingga one way nasional untuk mengelola lonjakan kendaraan menuju Jakarta di Tol Trans Jawa. Kondisi lalu lintas dini hari masih terkendali.

Dilaporkan oleh AI

PT Jasa Marga (Persero) Tbk memberlakukan potongan tarif tol 30 persen untuk kendaraan golongan I selama arus balik Lebaran 2026 pada 26-27 Maret. Kebijakan ini diterapkan di sembilan ruas tol Trans Jawa, Trans Sumatra, dan Bandung-Cisumdawu untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak