Finance Minister Purbaya Yudhi Sadewa pledges support for tax officials amid KPK bribery raids on DJP offices and mining firm.
Gambar dihasilkan oleh AI

Menteri keuangan berikan pendampingan hukum bagi pegawai pajak tersangka KPK

Gambar dihasilkan oleh AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan akan memberikan pendampingan hukum kepada pegawai Direktorat Jenderal Pajak yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap pengurangan pajak. Ia menegaskan tidak akan mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan. Kasus ini melibatkan operasi tangkap tangan KPK pada 9-10 Januari 2026 terkait pajak bumi dan bangunan di sektor pertambangan.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada 9-10 Januari 2026, menangkap delapan orang terkait dugaan suap pengurangan pajak bumi dan bangunan (PBB) periode 2023 untuk PT Wanatiara Persada (PT WP) di sektor pertambangan. Pada 11 Januari 2026, KPK menetapkan lima tersangka: Dwi Budi (kepala KPP Madya Jakarta Utara), Agus Syaifudin (kepala seksi pengawas dan konsultasi), Askob Bahtiar (tim penilai), Abdul Kadim Sahbudin (konsultan pajak), dan Edy Yulianto (staf PT WP).

Kasus bermula dari pemeriksaan KPP Madya Jakarta Utara yang menemukan potensi kekurangan bayar PBB sebesar Rp75 miliar pada September-Desember 2025. PT WP mengajukan sanggahan, dan Agus Syaifudin diduga meminta pembayaran 'all in' Rp23 miliar, termasuk Rp15 miliar pajak dan Rp8 miliar biaya komitmen. PT WP hanya menyanggupi Rp4 miliar, yang dibayarkan melalui skema kontrak fiktif dan didistribusikan pada Januari 2026. Akibatnya, Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan (SPHP) diterbitkan dengan nilai Rp15,7 miliar, mengurangi pendapatan negara Rp59,3 miliar.

Pada 13 Januari 2026, KPK menggeledah kantor pusat DJP, termasuk Direktorat Peraturan Perpajakan dan Direktorat Ekstensifikasi dan Penilaian, serta kantor PT WP di Jakarta Utara. Disita dokumen pajak, bukti bayar, kontrak, laptop, telepon seluler, dan uang tunai.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, pada 14 Januari 2026 di Jakarta, menyatakan: "Sebelum dia diputuskan bersalah di pengadilan, dia masih pegawai Kementerian Keuangan." Ia akan mendampingi secara hukum tanpa intervensi, sambil mengevaluasi pegawai DJP untuk rotasi atau pemindahan ke tempat terpencil bagi pelaku pelanggaran. DJP menyatakan sikap kooperatif terhadap KPK.

Artikel Terkait

Dramatic illustration of KPK officers arresting five suspects during a tax bribery sting operation at North Jakarta Tax Office.
Gambar dihasilkan oleh AI

KPK tangkap lima tersangka suap pajak di Jakarta Utara

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus suap pengurangan pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara. Penangkapan dilakukan melalui operasi tangkap tangan pada 9-10 Januari 2026, terkait pengurangan kewajiban pajak PT Wanatiara Persada dari Rp75 miliar menjadi Rp15,7 miliar. Uang suap sebesar Rp4 miliar disamarkan melalui kontrak fiktif dan dikonversi menjadi dolar Singapura.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pertama tahun 2026 terkait suap pengurangan pajak di sektor pertambangan, menangkap delapan orang. Kasus ini dianggap sebagai contoh kebocoran penerimaan negara yang disebutkan Presiden Prabowo Subianto dalam bukunya. KPK menekankan bahwa praktik ini merugikan pembangunan nasional.

Dilaporkan oleh AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menyelidiki aktivitas mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, termasuk penukaran miliaran rupiah ke mata uang asing, terkait dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BJB. Penyelidikan mencakup kegiatan di dalam dan luar negeri, komunikasi dengan pihak bank, serta sumber pembiayaan. Kasus ini telah menjerat lima tersangka dengan kerugian negara mencapai Rp222 miliar.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur Riau Abdul Wahid sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau tahun anggaran 2025. Penetapan ini menyusul operasi tangkap tangan pada 3 November 2025 yang menjerat Wahid dan sembilan orang lainnya. Uang hasil pemerasan diduga digunakan untuk perjalanan luar negeri.

Dilaporkan oleh AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan terhadap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko pada 7 November 2025, menyita Rp500 juta sebagai bukti. Empat orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengurusan jabatan dan proyek rumah sakit. Penangkapan ini melibatkan 13 orang dan merupakan OTT ketujuh KPK tahun ini.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan kedua terhadap mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada 16 Desember 2025, dengan fokus pada penghitungan kerugian keuangan negara dalam kasus dugaan korupsi kuota haji tahun 2023-2024. Pemeriksaan ini melibatkan auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan saksi dari asosiasi penyelenggara haji. Kerugian negara diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 triliun.

Dilaporkan oleh AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Hery Sudarmanto, mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan era Hanif Dhakiri, menerima uang pemerasan hingga Rp12 miliar terkait pengurusan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) sejak 2010 hingga 2025, bahkan setelah pensiun. Kasus ini melibatkan pemerasan agen tenaga kerja asing untuk mempercepat izin, dengan total pungutan mencapai Rp53,7 miliar pada 2019-2024. KPK terus melacak aliran dana tersebut.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak