Pesepakbola Pratama Arhan dijadwalkan menjadi lulusan pertama Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang yang menerima ijazah berbasis blockchain pada April 2026. Ia baru saja menyelesaikan sidang skripsi di Program Sarjana Manajemen pada 1 April. Rektor Udinus Prof Pulung Nurtantio Andono menyatakan kebanggaannya atas kegigihan Arhan sebagai atlet profesional yang tetap mengejar pendidikan.
Pratama Arhan, punggawa Bangkok United dan bek tangguh tim nasional Indonesia, telah lulus sidang skripsi dengan revisi pada Rabu (1/4) di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Udinus. Skripsinya berjudul "Peran Brand Ambassador, Social Media Marketing, dan Brand Familiarity dalam Meningkatkan Penjualan pada Sepatu Sepak Bola Mizuno".
Arhan mengaku sempat tegang sebelum sidang, tetapi lega setelah diumumkan lulus. "Sebelum mulai sempat deg-degan, tapi sekarang sudah selesai dan saya sangat senang, lega banget rasanya," katanya. Ia berencana menyelesaikan revisi secepatnya untuk wisuda tahun ini dan melanjutkan S2 Ilmu Komunikasi dengan beasiswa Udinus.
Udinus menerapkan ijazah blockchain melalui kerja sama dengan Dubai Blockchain Center, Indonesia Blockchain Center (IBC), dan Sealbound UAE. Sistem ini membuat ijazah transparan, aman, dan sulit dipalsukan, menjawab risiko pemalsuan dokumen di era digital, kata Rektor Prof Pulung. "Sistem ini menjawab tantangan era digital, di mana risiko pemalsuan dokumen semakin tinggi," ujarnya.
Rektor juga memuji Arhan sebagai contoh bagi atlet lain. "Saya ikut senang. Ini menjadi contoh positif untuk atlet-atlet lainnya bahwa pendidikan adalah hal yang sangat penting," tambahnya. Dosen pembimbing Dr Mahmud menyebut Arhan menjelaskan penelitiannya dengan baik dan akan terus dibimbing untuk revisi.