Rodney Gorham mencapai lima tahun dengan implan otak Synchron

Rodney Gorham telah menjadi pengguna terlama dari antarmuka otak-komputer Synchron, menandai lima tahun sejak implantasinya. Perangkat ini, yang dirancang untuk individu dengan ALS, terus menawarkan fungsionalitas baru baginya. Tonggak ini menyoroti kemajuan berkelanjutan dalam neurosains.

Rodney Gorham baru-baru ini mencapai tonggak penting dalam teknologi medis: lima tahun dengan antarmuka otak-komputer Synchron yang diimplan. Menurut laporan, tidak ada yang menggunakan perangkat khusus ini lebih lama daripada Gorham, yang menerimanya untuk mengelola gejala ALS. Antarmuka tersebut memungkinkan pengguna mengendalikan perangkat eksternal melalui sinyal otak, memberikan kemandirian bagi mereka dengan keterbatasan mobilitas parah. Gorham masih menemukan cara inovatif untuk mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam kehidupan sehari-harinya, menunjukkan adaptabilitasnya seiring waktu. Pengembangan ini terjadi di tengah minat yang meningkat terhadap antarmuka otak-komputer, dengan kata kunci seperti neurosains, otak dan perilaku, serta Neuralink yang terkait dengan bidang tersebut. Cerita ini menekankan potensi keberhasilan implantasi jangka panjang, sebagaimana dirinci dalam artikel WIRED yang diterbitkan pada 4 Maret 2026. Sementara detail spesifik tentang pengalaman Gorham tetap berfokus pada durasi dan kegunaan berkelanjutan, kasus ini merupakan contoh kunci dalam evolusi teknologi bantu untuk kondisi neurologis.

Artikel Terkait

Illustration of Northwestern University's wireless micro-LED brain implant delivering light patterns to mouse neurons for sensory signaling.
Gambar dihasilkan oleh AI

Northwestern team develops wireless implant that ‘speaks’ to the brain with light

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

Scientists at Northwestern University have created a soft, wireless brain implant that delivers patterned light directly to neurons, enabling mice to interpret these signals as meaningful cues without relying on sight, sound or touch. The fully implantable device uses an array of up to 64 micro-LEDs to generate complex activity patterns across the cortex, a development that could advance next-generation prosthetics and sensory therapies, according to Northwestern and Nature Neuroscience.

Science Corporation, startup antarmuka otak-komputer yang didirikan oleh mantan presiden Neuralink Max Hodak, mengumumkan divisi baru yang berfokus pada perpanjangan viabilitas organ manusia untuk transplantasi. Perusahaan tersebut mengungkapkan mesin prototipe yang dirancang untuk melestarikan organ dalam periode lebih lama. Inisiatif ini melampaui pekerjaan inti mereka di teknologi neural.

Dilaporkan oleh AI

Chinese scientists have drawn inspiration from the Japanese paper-cutting art of kirigami to develop stretchable microelectrode arrays, aiming to overcome limitations in electrode technology such as that used by Neuralink. These arrays were implanted into macaque monkeys, where they flexed with brain tissue to record hundreds of neurons simultaneously. The research was published in the February 5 issue of Nature Electronics.

Para peneliti telah mengembangkan metode non-invasif menggunakan pemindaian otak EEG untuk mendeteksi niat gerakan pada orang dengan cedera tulang belakang. Dengan menangkap sinyal dari otak dan berpotensi merutekannya ke stimulator tulang belakang, pendekatan ini bertujuan untuk melewati saraf yang rusak. Meskipun menjanjikan, teknologi ini masih kesulitan dengan kontrol presisi, terutama untuk anggota tubuh bawah.

Dilaporkan oleh AI

Para ilmuwan berada di ambang mensimulasikan otak manusia menggunakan superkomputer paling kuat di dunia, bertujuan membuka rahasia fungsi otak. Dipimpin oleh peneliti di Jülich Research Centre Jerman, proyek ini memanfaatkan superkomputer JUPITER untuk memodelkan 20 miliar neuron. Terobosan ini dapat memungkinkan pengujian teori tentang memori dan efek obat yang tidak bisa dicapai model lebih kecil.

Peneliti di Universitas Nagoya di Jepang telah mengembangkan model otak miniatur menggunakan sel punca untuk mempelajari interaksi antara talamus dan korteks. Penelitian mereka mengungkap peran kunci talamus dalam mematangkan jaringan saraf korteks. Temuan ini dapat memajukan penelitian gangguan neurologis seperti autisme.

Dilaporkan oleh AI Fakta terverifikasi

Peneliti dari University of California, Irvine melaporkan bahwa sistem pembelajaran mesin bernama SIGNET dapat menyimpulkan hubungan sebab-akibat antara gen di jaringan otak manusia, mengungkapkan penyetelan ulang regulasi gen yang luas—terutama di neuron eksitatori—dalam penyakit Alzheimer.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak