Posting blog Wellness Mama oleh pendiri Katie Wells mencantumkan penggunaan rumah tangga dan kerajinan untuk barang-barang yang disebutnya sebagai 'makanan sampah' staples pantry, termasuk tepung, gula, minyak sayur, beras, oatmeal, dan cola—ide yang bertujuan mengurangi limbah sambil mengubah kebiasaan makan.
Katie Wells, pendiri situs web Wellness Mama, menyajikan pendekatannya untuk membersihkan apa yang disebutnya barang 'sampah' pantry dalam posting berjudul “7 Penggunaan Praktis untuk Makanan Sampah,” tanggal 28 Januari 2011. Dalam posting tersebut, Wells menulis bahwa ketika rumah tangganya “beralih ke diet makanan nyata,” ia menyumbangkan makanan tahan lama yang belum dibuka tetapi mencari penggunaan alternatif untuk paket terbuka seperti tepung, gula, dan oatmeal. ### Tepung: play dough, pasta papier-mâché, dan pemolesan stainless steel Wells merekomendasikan menggunakan tepung untuk membuat play dough buatan rumah. Resepnya memerlukan dua cangkir air, satu cangkir garam, dua cangkir tepung, dua hingga tiga sendok makan minyak sayur, dan sendok makan opsional cream of tartar, dengan Kool-Aid disarankan untuk warna. Ia mengatakan campuran harus dimasak dengan api kecil hingga mengental dan membentuk bola. Ia juga menyarankan membuat pasta papier-mâché dengan mencampur bagian tepung dan air yang sama menjadi pasta seperti lem, dan merekomendasikan menggosok tepung pada stainless steel setelah pembersihan normal untuk mengurangi sidik jari dan noda air yang terlihat. ### Gula: scrub atau umpan semut Untuk gula, Wells menyarankan scrub eksfoliasi sederhana dengan mencampur sekitar setengah cangkir gula dengan cukup minyak zaitun untuk membasahinya, dengan minyak esensial opsional. Ia juga menggambarkan umpan semut yang dibuat dengan menggabungkan dua bagian gula dengan satu bagian borax dan meletakkannya di tempat semut bisa mengaksesnya. Wells menulis bahwa borax beracun bagi semut dan campuran bisa dibawa kembali ke sarang. ### Minyak sayur: pembersih lantai kayu keras Wells merekomendasikan menggunakan minyak sayur sebagai bagian dari pembersih lantai kayu keras daripada mengonsumsinya. Resepnya memerlukan mencampur satu cangkir cuka dengan satu sendok makan minyak sayur, atau menggunakan jus lemon sebagai pengganti cuka. ### Beras: mengeringkan elektronik basah — tapi ahli memperingatkan terhadap praktik ini Wells mengatakan ia telah menggunakan beras untuk membantu mengeringkan elektronik basah, menulis bahwa meletakkan perangkat basah dalam toples beras yang disegel rapat bisa menarik kelembaban selama hari, dan terkadang lebih lama. Namun, panduan konsumen utama dalam beberapa tahun terakhir semakin menyarankan untuk tidak menggunakan metode beras untuk ponsel. Apple secara eksplisit memperingatkan pengguna untuk tidak memasukkan iPhone basah ke beras, mengutip risiko partikel beras kecil bisa merusak perangkat, dan merekomendasikan langkah pengeringan udara sebagai gantinya. Associated Press juga melaporkan bahwa beras adalah mitos umum dan silica gel umumnya pilihan desiccant yang lebih baik. ### Oatmeal dan cola: tips perawatan kulit dan pembersih toilet Wells menulis bahwa ia tidak merekomendasikan makan oatmeal, tapi menyarankan menggunakan oatmeal bubuk pada kulit—baik sebagai bagian dari pasta wajah yang dicampur dengan susu hangat atau dalam mandi oatmeal untuk sengatan matahari atau kulit gatal. Untuk cola, Wells merekomendasikan menuang kaleng ke toilet, membiarkannya selama sekitar satu jam, kemudian menggosok dan menyiram. Ia juga mencantumkan penggunaan lain yang dikatakannya bekerja dengan cola, termasuk melonggarkan permen karet di rambut dan membersihkan kotoran dari baterai mobil, grout, dan noda pakaian. Posting ditutup dengan mendorong pembaca untuk membuang atau menggunakan kembali barang pantry yang dianggap Wells tidak sehat—seperti tepung berbasis gandum, lemak tertentu, dan makanan mengandung gula—dan mengundang pembaca berbagi ide tambahan di komentar.