Keanekaragaman Hayati
Sebuah tim ilmuwan internasional telah mendokumentasikan hampir 800 spesies, banyak di antaranya sebelumnya tidak dikenal, yang hidup hampir 4000 meter di bawah permukaan Samudra Pasifik. Studi lima tahun mereka di Zona Clarion-Clipperton juga menguji dampak lingkungan penambangan dasar laut dalam, menemukan pengurangan lokal signifikan dalam jumlah dan keanekaragaman hewan. Temuan tersebut, yang diterbitkan di Nature Ecology and Evolution, menyediakan data krusial untuk mengatur ekstraksi logam kritis di masa depan.
Dilaporkan oleh AI
Tanaman gurun langka yang dikenal sebagai threecorner milkvetch telah berkembang biak di Proyek Gemini Solar dekat Las Vegas, Nevada, setelah konstruksi yang melestarikan ekosistem lokal. Para ilmuwan mengamati peningkatan signifikan dalam populasi tanaman tersebut, yang mereka kaitkan dengan efek naungan panel surya yang mengurangi penguapan tanah. Keberhasilan ini menyoroti manfaat potensial ekovoltatik dalam meminimalkan gangguan lingkungan dari pengembangan energi terbarukan.
Sebuah studi baru mengungkapkan bahwa beberapa spesies semut mencapai kesuksesan evolusioner dengan menginvestasikan lebih sedikit pada perlindungan pekerja individu, memungkinkan koloni yang lebih besar. Diterbitkan pada 19 Desember 2025 di Science Advances, penelitian ini menganalisis lebih dari 500 spesies semut dan menghubungkan kutikula yang lebih tipis dengan masyarakat yang lebih besar dan tingkat diversifikasi yang lebih tinggi. Strategi ini mencerminkan pola yang lebih luas dalam evolusi sosial, dari serangga hingga kemungkinan paralel manusia.
Dilaporkan oleh AI
Peneliti di American Museum of Natural History mengumumkan penemuan lebih dari 70 spesies baru tahun ini, mencakup dinosaurus, mamalia, serangga, dan bahkan mineral baru. Banyak temuan ini muncul dari pemeriksaan ulang spesimen museum yang lama disimpan, menyoroti potensi yang belum dimanfaatkan dari koleksi sejarah alam. Penemuan ini menekankan kekayaan biodiversitas Bumi yang berkelanjutan di tengah kemajuan teknologi modern.
Empat puluh tahun data menunjukkan pergeseran keragaman pohon di Amazon dan Andes
04 Januari 2026 14.50Sargassum proliferation threatens Antillean ecosystems
03 Januari 2026 03.54Cali strengthens environmental leadership with ecoparks and wetlands
30 Desember 2025 03.15Stakeholders say businesses key to biodiversity protection
26 Desember 2025 11.39Ikan punah ditemukan kembali di kolam terpencil Bolivia setelah 20 tahun
12 Desember 2025 06.37Kematian massal menyerang landak laut di Kepulauan Canary di tengah pandemi global
06 Desember 2025 11.37Spesies ular serigala baru dinamai untuk Steve Irwin
27 November 2025 16.15Ilmuwan memperingatkan setengah pantai dunia bisa hilang pada 2100
26 November 2025 14.26Para ilmuwan menemukan sistem ventilasi hibrida unik di lepas pantai Papua Nugini
21 November 2025 22.03Sauli Niinistö mendesak negara-negara kaya di COP21