Dampak kuno mungkin menyingkap batuan mantel Bulan di dekat lokasi Artemis

Simulasi komputer baru menunjukkan bahwa tabrakan kuno yang masif menciptakan Cekungan Kutub Selatan-Aitken di Bulan dan menyebarkan material mantel dalam ke area yang ditargetkan untuk pendaratan Artemis di masa depan.

Para peneliti dari Center for Lunar Origin and Evolution di Southwest Research Institute menggunakan pemodelan untuk merekonstruksi peristiwa tersebut. Studi tersebut menunjukkan bahwa hantaman bersudut rendah oleh objek terdiferensiasi dengan inti besi menghasilkan bentuk cekungan yang memanjang serta melontarkan batuan kerak dan mantel. Dr. William Bottke, direktur pusat tersebut, mengatakan bahwa tabrakan itu mungkin telah menggali sebagian mantel bulan. Endapan material ini tampak bercampur di seluruh Cekungan dan lapisan material lontarannya, dengan beberapa di antaranya berpotensi dapat dijangkau di wilayah kutub selatan. Makalah pendamping yang diterbitkan dalam Science Advances dan Journal of Geophysical Research: Planets merinci bagaimana dampak di kemudian hari dapat membawa batuan mantel ke permukaan. Temuan ini memberikan target bagi misi robotik dan berawak untuk mempelajari sejarah awal Bulan.

Artikel Terkait

Artemis II crew flies around Moon's far side, capturing craters and solar eclipse views en route home.
Gambar dihasilkan oleh AI

Artemis II astronauts fly around moon's far side

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

NASA's Artemis II crew became the first humans in over 50 years to loop around the moon's far side on April 6, traveling farther from Earth than any before them. The astronauts captured unprecedented views, including close-ups of craters and a unique solar eclipse. They are now heading back for a splashdown off California on April 10.

A meteorite found in the Sahara Desert has provided the first direct evidence of a massive protoplanet that orbited the young Sun more than 4.5 billion years ago. The object, comparable in size to the Moon, was destroyed in a collision, leaving fragments that reached Earth. Researchers say the discovery reveals a previously unknown path in early planet formation.

Dilaporkan oleh AI

Astronauts aboard NASA's Orion spacecraft during the Artemis II mission observed as many as six flashes on the far side of the moon. The flashes came from small meteorites impacting the lunar surface. The impacts produced brief bursts of light visible from thousands of kilometers away.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak