Komedi Boiyen telah mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya, Rully Anggi Akbar, ke Pengadilan Agama Tigaraksa, Tangerang, sebelum pernikahan mereka genap tiga bulan. Pernikahan yang digelar pada 15 November 2025 kini memasuki proses persidangan, di tengah sorotan publik terhadap masalah hukum yang menjerat Rully. Sidang pertama telah digelar pada 27 Januari 2026, dengan agenda lanjutan pada 3 Februari 2026.
Rumah tangga Boiyen, yang nama aslinya Yeni Rahmawati, dan Rully Anggi Akbar alias Ezel diterpa badai hanya dua bulan setelah pernikahan mereka pada 15 November 2025. Boiyen mengajukan gugatan cerai pada 20 Januari 2026 ke Pengadilan Agama Tigaraksa, Tangerang. Pihak pengadilan membenarkan pendaftaran perkara tersebut atas nama YR dan RAK.
"Tanggal 20 Januari 2026 telah terdaftar atas nama YR (Yeni Rahmawati) dan RAK (Rully Anggi Akbar). Sidang pertama kemarin hari Selasa tanggal 27 Januari 2026," kata Mohammad Sholahuddin, pejabat pengadilan, saat ditemui wartawan pada 28 Januari 2026.
Pengadilan tidak merinci alasan gugatan, tetapi menegaskan Boiyen sebagai penggugat. Agenda sidang berikutnya dijadwalkan pada 3 Februari 2026.
Kabar ini memicu ingatan publik terhadap penampilan pasangan tersebut di podcast Deddy Corbuzier. Saat ditanya alasan menikahi Boiyen, Rully menjawab, "Kayaknya dia (Boiyen) yang sudah siap nikah. Usia, terus yang kurang dari dia cuma itu aja, menikah, pasangan. Mungkin ada isengnya kali ya," sambil tertawa. Pernyataan ini kini viral lagi dan dikritik warganet sebagai tidak serius.
Sementara itu, Rully menghadapi dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi untuk bisnis restoran di Sleman, Yogyakarta. Seorang pelapor berinisial RF mengaku rugi Rp300 juta hingga Rp400 juta.
Kuasa hukum Rully, Ben Zebua, menyatakan kliennya baik-baik saja. "Klien kita baik-baik saja. Kita baru bertemu tiga hari lalu, kondisi makin fit, makin segar, tidak ada terkena mental apa pun. Aman," katanya. Ben menunda komentar soal perceraian hingga pemanggilan resmi, fokus pada laporan polisi terlebih dahulu.
"Kita gak bisa menanggapi terkait perceraian. Jadi kita fokus kepada laporan polisi dulu," ujar Ben.