Polluted Cisadane River in Indonesia after pesticide warehouse fire, with dead fish, chemical contamination, and BRIN scientists sampling water.
Polluted Cisadane River in Indonesia after pesticide warehouse fire, with dead fish, chemical contamination, and BRIN scientists sampling water.
Gambar dihasilkan oleh AI

BRIN pelajari kasus pencemaran Sungai Cisadane

Gambar dihasilkan oleh AI

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akan mempelajari lebih lanjut kasus pencemaran Sungai Cisadane akibat kebakaran gudang pestisida di Tangerang Selatan. Pencemaran ini telah meluas hingga 22,5 kilometer dan menyebabkan kematian biota akuatik. Pemerintah setempat mengimbau warga menghentikan sementara penggunaan air sungai untuk menghindari risiko kesehatan.

Kasus pencemaran Sungai Cisadane di Banten dipicu oleh kebakaran gudang perusahaan pupuk di Tangerang Selatan pada 11 Februari 2026. Kebakaran tersebut membakar sekitar 20 ton pestisida, dan air sisa pemadaman yang bercampur residu kimia mengalir ke Sungai Jeletreng, anak sungai Cisadane. Pencemaran meluas hingga 22,5 kilometer, mencakup wilayah Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang.

Dampaknya termasuk kematian berbagai biota akuatik, seperti ikan mas, ikan baung, ikan patin, ikan nila, dan ikan sapu-sapu. Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyatakan, "Kurang lebih 20 ton pestisida terbakar, dan air sisa pemadaman yang bercampur residu kimia mengalir hingga mencemari sungai. Kondisi ini sangat berdampak serius terhadap ekosistem perairan dan masyarakat di sekitarnya."

Kepala BRIN Arif Satria mengatakan pihaknya akan segera mempelajari kasus ini. "Untuk Cisadane segera, nanti saya dengan tim akan belajar," ujarnya usai seminar di Kementerian Kesehatan, Jakarta, pada 12 Februari 2026. Ia juga telah berbicara dengan personel lapangan dan berencana memanggil tim untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang melakukan pemantauan kualitas air secara berkala menggunakan alat yang diperbarui setiap jam. Kepala DLH Wawan Fauzi menekankan, "Seluruh aktivitas yang memanfaatkan air Sungai Cisadane agar dihentikan sementara hingga hasil uji laboratorium resmi dirilis dan sungai dinyatakan kembali dalam kondisi aman."

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Dini Anggraeni memperingatkan paparan limbah kimia dapat menyebabkan iritasi kulit, gangguan pernapasan, mual, muntah, atau keluhan lainnya. Ia menyarankan warga yang mengalami gejala segera ke fasilitas kesehatan terdekat atau hubungi Call Center 112 atau 021-5577-1135. Warga juga dilarang menangkap, mengolah, atau mengonsumsi ikan dari sungai untuk menghindari keracunan.

Artikel Terkait

Rescue teams dig through mud and debris during heavy rain after a deadly landslide in Cisarua, West Bandung, killing 25 with 65 missing.
Gambar dihasilkan oleh AI

Deadly landslide in Cisarua Bandung Barat kills 25

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

A landslide disaster in Cisarua District, West Bandung Regency, on January 24, 2026, has killed 25 people with 65 others still missing. Joint SAR teams continue evacuation efforts despite heavy rain, while ITB experts reveal complex causes involving mudflow from a natural dam. Two police officers also died in an accident while on duty at the site.

Heavy rains pounding Jakarta since Wednesday night, January 28, 2026, have flooded 18 neighborhoods until Thursday morning. Eastern Jakarta is worst hit with water levels up to 150 cm, while residents opt to stay on upper floors without evacuating. Transjakarta services are disrupted, with 28 routes diverted or shortened.

Dilaporkan oleh AI

Researchers have detected multiple antibiotics in Brazil's Piracicaba River, accumulating in water, sediment, and fish, especially in the dry season. A banned drug, chloramphenicol, was found in lambari fish sold for consumption. Experiments with the aquatic plant Salvinia auriculata showed it can remove some antibiotics but may alter fish exposure.

Heavy rain hit Jakarta on January 22, 2026, causing flooding in one neighborhood unit and eight roads across West, North, and South Jakarta. Water levels reached up to 50 centimeters, disrupting residents' mobility and traffic. The Jakarta BPBD has deployed teams for swift response.

Dilaporkan oleh AI

Residents on the KwaZulu-Natal north coast discovered hundreds of dead fish near the Umhlali River, leading to the closure of two beaches as a precaution. The incident, which affected various marine species, occurred over two days, with the cause still under investigation. Local authorities have warned against contact with the affected areas until safety is confirmed.

Residents in Strand, near Cape Town, are facing ongoing sewage leaks that cause foul odours and health concerns. A petition by the group Bays of Sewage — Helderberg highlights risks to public health, recreation, and the local economy. The City of Cape Town maintains that water quality monitoring shows acceptable levels, while critics argue for better real-time alerts.

Dilaporkan oleh AI

The Jakarta Disaster Mitigation Agency reports flooding submerging nine neighborhoods and one road in West and North Jakarta on Sunday morning. Water levels reached 10-20 centimeters, forcing 350 residents to evacuate. Heavy rain and river overflows are the main causes.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak