DVI team hands over identified landslide victims to families as SAR continues in Cisarua, West Bandung.
Gambar dihasilkan oleh AI

Dua puluh jenazah korban longsor Cisarua berhasil diidentifikasi

Gambar dihasilkan oleh AI

Tim Disaster Victim Identification (DVI) BNPB telah mengidentifikasi 20 jenazah korban longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, yang diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Longsor terjadi pada 24 Januari 2026 akibat hujan deras, menewaskan termasuk 23 personel Marinir TNI AL yang sedang latihan, dengan 19 masih hilang. Operasi SAR gabungan melibatkan 800 personel dan alat berat untuk melanjutkan pencarian.

Longsor tanah di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2026, dipicu oleh cuaca ekstrem dengan hujan lebat. Bencana ini menimpa 23 personel Korps Marinir TNI Angkatan Laut yang sedang menjalani latihan pratugas jelang penugasan ke perbatasan RI-PNG. Hingga saat ini, empat prajurit ditemukan meninggal dunia, sementara 19 lainnya masih tertimbun dan dicari.

Menurut Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, hingga Senin 26 Januari 2026 pukul 18.30 WIB, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 38 kantong jenazah ke pos DVI. Dari jumlah itu, 20 jenazah berhasil diidentifikasi pada Selasa 27 Januari dan diserahkan kepada keluarga. Sisanya, 18 kantong, masih dalam proses identifikasi melalui pemeriksaan post mortem dan ante mortem.

Operasi pencarian dilanjutkan pada 27 Januari mulai pukul 08.00 WIB, dengan penambahan sembilan ekskavator di sektor A dan B. Total personel SAR mencapai 800 orang, ditambah 200 prajurit Marinir yang dikerahkan menggunakan drone, thermal imaging, dan anjing pelacak. Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama Tunggul menyatakan, "TNI Angkatan Laut telah kehilangan 23 Prajurit Jalasena TNI AL Korps Marinir terbaik yang tertimpa musibah tanah longsor saat melaksanakan Latihan Pratugas Satgas Pamtas RI-PNG di wilayah Cisarua."

Bencana juga berdampak pada warga sipil, dengan puluhan hilang dan belasan ditemukan meninggal. Sebanyak 685 jiwa mengungsi di Kantor Desa Pasirlangu, terdiri dari 353 di gedung olahraga dan 332 di aula desa. BNPB menyalurkan bantuan logistik seperti sembako, makanan siap saji, kasur lipat, selimut, dan alat kebersihan.

Selain itu, dua anggota Polri, Aiptu Hendra Kurniawan dan Aipda Muhammad Jerry Sonconery, meninggal dalam kecelakaan lalu lintas dengan truk TNI saat menuju lokasi bencana pada 24 Januari. Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan menyebut mereka gugur dalam tugas dan mendapat kenaikan pangkat satu tingkat dari Kapolri. Upaya pencarian dan bantuan terus dilakukan hingga situasi aman.

Artikel Terkait

Rescue teams dig through mud and debris during heavy rain after a deadly landslide in Cisarua, West Bandung, killing 25 with 65 missing.
Gambar dihasilkan oleh AI

Longsor maut di Cisarua Bandung Barat tewaskan 25 orang

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada 24 Januari 2026, telah menewaskan 25 orang dengan 65 lainnya masih hilang. Tim SAR gabungan terus melakukan evakuasi meski terhambat hujan deras, sementara pakar ITB mengungkap penyebab kompleks melibatkan mudflow dari bendungan alam. Dua polisi juga tewas dalam kecelakaan saat bertugas di lokasi.

Tni angkatan udara mengerahkan drone avia hybrid untuk memantau wilayah longsor di cisarua, bandung barat, guna mendukung operasi sar. Basarnas menyerahkan 53 kantong body part korban ke tim dvi, sementara tni al menjanjikan beasiswa dan santunan bagi keluarga prajurit yang gugur. Pencarian korban terus berlangsung meski terkendala cuaca buruk.

Dilaporkan oleh AI

Pemerintah berencana melakukan operasi modifikasi cuaca di lokasi longsor Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat, untuk memudahkan pencarian korban yang masih hilang. Bencana yang terjadi pada 24 Januari 2026 menewaskan 10 orang dan menimbun 30 rumah. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjanjikan bantuan Rp10 juta per kepala keluarga untuk hunian sementara.

Provinsi Sumatera Utara dilanda banjir, longsor, dan cuaca ekstrem sejak 22 November 2025, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut mengerahkan tim ke wilayah terdampak seperti Tapanuli Selatan hingga Mandailing Natal. BNPB menyatakan bencana ini dipicu oleh Siklon Tropis KOTO dan Bibit Siklon 95B.

Dilaporkan oleh AI

Proses identifikasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta-Makassar telah selesai, dengan seluruh 10 korban berhasil dikenali oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri di Makassar. Termasuk satu bodypack berisi tulang yang terbukti bagian dari salah satu korban, jenazah-jenazah kini diserahkan kepada keluarga.

Kebakaran hebat melanda gedung Terra Drone di Jakarta Pusat pada 9 Desember 2025, menewaskan 22 orang dari 76 yang berada di dalamnya. Polisi telah memeriksa delapan saksi termasuk manajemen dan HRD, sementara Gubernur Pramono Anung menyoroti minimnya jalur evakuasi di gedung enam lantai tersebut. Pemerintah DKI akan menanggung biaya pemakaman dan perawatan korban.

Dilaporkan oleh AI

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melibatkan aktif masyarakat korban banjir bandang dan longsor di Sumatera Utara dalam sosialisasi pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap). Keterlibatan ini bertujuan memastikan proses transparan dan berkelanjutan. Sosialisasi dilakukan di Kantor Desa Sibalanga, Tapanuli Utara, disertai peninjauan rumah contoh huntara.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak