PT Elnusa Petrofin menyalurkan perdana Biosolar Industri B50 dari Fuel Terminal Indonesia Bulk Terminal Pulau Laut, Kalimantan Selatan. Langkah ini mendukung program pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Perusahaan anak usaha PT Elnusa Tbk ini memperingati usia ke-30 dengan tema Connecting Your Energy. Direktur Utama Doni Indrawan menegaskan komitmen perusahaan selama tiga dekade untuk menyalurkan energi secara aman dan andal.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan program B50 berpotensi menghemat devisa negara Rp177 triliun per tahun. Program ini juga diproyeksikan mengurangi emisi karbon hingga 44 juta metrik ton CO2e setiap tahun.
Airlangga mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah meluncurkan program B50 sebagai bagian dari upaya swasembada energi. Ia menyebut B50 sebagai yang pertama di dunia karena tidak ada negara lain menerapkan campuran 50 persen biodiesel berbasis kelapa sawit dan 50 persen solar.