Fabiola Elizabeth jadi tersangka kasus love scamming Rp41 miliar

Fabiola Elizabeth Agnes, mantan istri Reza Smash, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan online berskala besar yang ditangani Polda Jawa Tengah.

Kasus ini melibatkan jaringan penipuan yang beroperasi dari Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo. Polisi menetapkan total 39 tersangka, termasuk tujuh warga negara Nepal dan empat warga negara Myanmar.

Fabiola disebut berperan membangun komunikasi dan kedekatan emosional dengan korban sebelum mengarahkan mereka untuk menanamkan dana pada investasi palsu. Nilai kerugian yang dilaporkan mencapai Rp41 miliar.

Fabiola Elizabeth Agnes adalah warga negara Jerman yang telah lama tinggal di Indonesia. Ia menikah dengan Reza Anugrah, anggota boyband Smash, pada 2018.

Artikel Terkait

Press conference scene with Indonesian police naming corruption suspects.
Gambar dihasilkan oleh AI

Febrie Adriansyah ditetapkan tersangka kasus korupsi

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Kortastipidkor Polri menetapkan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto sebagai tersangka pada Sabtu 11 Juli 2026 dalam tiga perkara dugaan korupsi dan TPPU.

Polisi menangkap empat pelaku pencurian dengan kekerasan disertai pembunuhan terhadap Dimaris Isni Sitio (60) di Pekanbaru. Salah satu pelaku adalah menantu korban dengan motif sakit hati dan keinginan menguasai harta. Korban ditemukan tewas pada 29 April 2026.

Dilaporkan oleh AI

Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional Ahmad Syah Farhan ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan serta penggelapan dana umrah. Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers pada Selasa (2/6/2026) terkait kerugian yang dilaporkan mencapai Rp12,14 miliar.

A Munich court on Thursday sentenced 12 members of a Nigerian organised crime ring to prison terms of between three years and four months and eight and a half years for their roles in romance scams and money laundering.

Dilaporkan oleh AI

Rika Hiraki, the 1997 French Open mixed doubles champion, was arrested in Japan over her alleged role in an online fraud case from 2022. The former World No. 26 in doubles has denied any involvement in the scam.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak