Godrej Industries Group meluncurkan Godrej Food Trends Report 2026 di New Delhi, yang memprediksi pergeseran dalam kancah kuliner India menuju narasi, cita rasa yang kuat, dan pengakuan terhadap petani perempuan. Edisi kesembilan ini, yang didasarkan pada wawasan dari lebih dari 200 pakar kuliner, menyoroti tren seperti camilan protein gurih dan masakan rumah hibrida untuk beberapa bulan mendatang. Makanan kini semakin dihargai karena narasi tentang orang, tempat, dan tradisinya.
Laporan yang diluncurkan oleh Godrej Industries Group di sebuah toko buku di New Delhi ini menekankan bahwa nilai makanan kini terletak pada ceritanya. Rushina Munshaw Ghildiyal, Managing Director dari Perfect Bite Consulting sekaligus Curating Editor laporan tersebut, menyatakan, “Nilai makanan saat ini terletak pada narasi mengenai orang, tempat, dan tradisi.” Laporan ini menyarikan pendapat dari lebih dari 200 pihak, termasuk koki, ahli gizi, dan pengusaha, yang memperkirakan tren untuk tahun 2026 seperti maksimalisme rasa dengan profil chatpata yang menggabungkan elemen manis, pedas, asam, berasap, dan renyah. Koki Ranveer Brar mencatat, “Makanan hanya akan memiliki kekuatan jika mampu bercerita. India, dengan keragaman rasa dan kontradiksi yang indah, memiliki begitu banyak cerita yang menunggu untuk disampaikan.” Camilan protein kini bergeser ke gaya namkeen yang terinspirasi dari jajanan kaki lima seperti bhel puri, beralih dari jenis bar manis. Mithai tradisional pun berkembang menjadi versi Indo-modern dengan perpaduan tekstur dan rasa fusi, seperti laddoo dengan infus matcha. Laporan ini menyoroti petani perempuan yang semakin menonjol karena peran mereka dalam pertanian berkelanjutan. Tanya Dubash, Executive Director dan Chief Brand Officer di Godrej Industries Group, mengatakan, “Narasi seputar makanan kini mencakup orang-orang di baliknya. Mengakui peran penting petani perempuan... mencerminkan bagaimana hubungan kita dengan makanan terus berkembang.” Masakan rumah akan memadukan bahan dasar siap pakai dengan sentuhan pribadi, sebagaimana dijelaskan oleh Koki Amrita Raichand: “Sebagai ibu yang bekerja, hidup adalah perjuangan yang konstan dan itulah alasan mengapa cara pintas yang cerdas dan sehat menjadi penting.” Kuliner daerah dari wilayah seperti Malwa dan Himachali akan menjadi pusat perhatian, dengan minat global terhadap sajian hiper-lokal India, menurut Koki Vikas Khanna. Diproduksi oleh platform Vikhroli Cucina milik Godrej, laporan ini menempatkan India di pusat perbincangan pangan global melalui inovasi berbasis narasi.