Master Chef luncurkan mie udon dan keripik nasi di Israel

Master Chef telah meluncurkan dua produk baru bertema Asia untuk mempermudah hari-hari memasak yang sibuk di Israel. Mie udon dan keripik nasi menawarkan pilihan praktis untuk berbagai hidangan tanpa persiapan rumit. Penambahan ini bergabung dengan seri mie yang sudah ada dari merek tersebut.

Di dunia kuliner Israel yang ramai, Master Chef meringankan tuntutan aktivitas dapur yang tak henti-hentinya dengan peluncuran dua produk sekaligus. Mie udon baru ini hadir dalam kemasan vakum 200 gram seharga NIS 6,90. Mereka hanya memerlukan memasak minimal—hanya rendam sebentar dalam air mendidih jika diperlukan—sebelum ditambahkan ke wajan, sup, atau hidangan lainnya. Terinspirasi dari masakan Asia, mie ini memberikan gigitan yang memuaskan dan tekstur yang luar biasa.  nnMenyempurnakannya adalah keripik nasi berbentuk kotak, tersedia seharga NIS 7,90 hingga 10,90. Keripik ini mengembang saat dipanaskan dan dapat dimasukkan ke dalam saus, semur, salad, atau disajikan sebagai pusat hidangan. Bagi yang ingin bereksperimen, mereka cocok untuk resep seperti pad see ew yang digoreng kecokelatan, meskipun penggunaannya melampaui itu.  nnPeluncuran ini memperkuat jajaran mie Master Chef, menargetkan konsumen yang mencari rasa Asia cepat dan serbaguna di tengah rutinitas memasak sehari-hari. Produk-produk ini menonjolkan kenyamanan bagi juru masak rumahan yang sibuk, sejalan dengan tren konsumerisme di Israel untuk makanan yang mudah disiapkan.

Artikel Terkait

Euphotic Labs has introduced the Nosh One, an AI-powered robotic chef designed to prepare meals from user-supplied ingredients. The device, developed over seven years, offers over 500 recipes across more than 11 international cuisines. It aims to simplify cooking for busy professionals by automating timing, stirring, and ingredient addition.

Dilaporkan oleh AI

JINYA Ramen Bar has introduced two new seasonal items for spring: the Hokuriku Cabba-Chick ramen and an Iced Matcha Latte. These specials are available from March 1 through May 31 at locations systemwide. The offerings highlight the brand's blend of traditional Japanese flavors and modern creativity.

Production of fish paste products like chikuwa, kamaboko, and hanpen is starting to rebound in Japan after decades of declines due to lower demand. According to the fisheries ministry, output fell by more than half from three decades ago to roughly 408,000 tons in 2024. The industry aims to market these products as healthy and high in protein to drive rising consumption.

Dilaporkan oleh AI

The Japanese cabinet approved on Friday a shift to a demand-aligned rice production policy and new measures to prevent shortages. The changes aim to stabilize prices amid recent spikes in the staple food's cost. Prime Minister Sanae Takaichi's government plans to submit a bill to the Diet.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak